by

Viral Video Tumpukan Kayu Pasca Banjir Lutra, Bareskrim Polri dan Polda Sulsel Dalami Penyebabnya

Bareskrim Polri dan Polda Sulsel dalami pemyeba banjir Lutra (ist)

Smartcitymakassar.com – Masamba. Polisi tengah mendalami penyebab banjir bandang yang terjadi pada Senin (13/7/2020) malam di Kabupaten Luwu Utara, Sulsel.

Polisi melakukan penyelidikan setelah ditemukannya tumpukan potongan kayu gelondongan di hilir ketiga sungai yakni sungai Masamba, sungai Rongkong, dan sungai Radda/Meli pasca banjir bandang. Adapun tumpukan kayu itu diduga akibat alih fungsi lahan di hulu yang menyebabkan kayu kayu ikut terbawa bersama lumpur hingga ke hilir.

‘FooterBanner’


Kapolres Luwu Utara AKBP Agung Danar Gito, S.I.K., M.Si, didampingi Kasubbid Penmas Humas Polda Sulsel Kompol Muh. Arsyad, S.Sos, M.H, di halaman Mapolres Luwu Utara menyampaikan, masih melakukan penyelidikan penyebab terjadinya bencana banjir bandang dan longsor yang melanda Kabupaten Luwu Utara.

“Kami masih melakukan penyelidikan penyebab banjir bandang dan tanah longsor oleh tim dari Bareskrim Polri dan Polda Sulsel,” ungkap Kapolres Luwu Utara, Kamis (23/7/2020).

Kapolres Agung Danargito mengaku sudah meminta keterangan beberapa pihak. Polisi juga masih terus meninjau lokasi titik bencana di hulu, daerah aliran sungai, dan kampung-kampung yang ada di bantara dan hilir sungai.

BACA JUGA:  Lurah Jufri: Maksimum, Tingkat Kepatuhan Warga Batua Terhadap Protokol Kesehatan

“Kami sekarang sedang mengumpulkan bahan keterangan atau informasi dari beberapa pihak terkait alih fungsi dan lain sebagainya,” kata Agung.

“Dari beberapa orang yang kita mintai keterangan, salah satunya ahli geologi. Jika ada perkembangan, nanti kita informasikan kembali,” sambung Agung.

Salah satu lokasi tumpukan kayu berada di Dusun Rakki-rakki, Desa Wara, Kecamata Malangke Barat.

Menurut Camat Malangke Barat Sulpiadi, di hilir sungai Rongkong ada sekitar dua Kilometer tumpukan kayu gelondongan yang terbawa pasca banjir bandang.

“Dusun Rakki-rakki adalah hilir Sungai Rongkong, ada sekitar dua kilometer itu tumpukan kayu gelondongan yang terbawa pasca banjir bandang di sana,” kata Camat Malangke Barat Sulpiadi.

Berikut video keterangan Camat Malangke Barat Sulpiadi:

‘PostBanner’

Comment