by

Dorong Kreativitas Masyarakat Masa Pandemi, DILo Makassar Hadirkan DILo A Conference Bersama IMA Chapter Makassar

Keterangan Foto: DILo A Conference yang mengulas topik “Berkreatvitas di Masa Pandemi”

Smartcitymakassar.com – Makassar. DILo Makassar, sebagai pusat interaksi peminat dan pelaku industri kreatif digital tak hentinya memberikan wadah dan dorongan kepada masyarakat untuk tetap inovatif selama pandemi ini, beragam kelas daring dilaksanakan untuk memberikan bekal ilmu sebagai modal untuk menjalankan berbagai aktivitas dimasa pandemi ini.

Tak dapat dipungkiri jika wabah COVID 19 COVID telah membawa banyak perubahan diberbagai bidang kehidupan, utamanya dari sisi psikologi manusia. Dengan kondisi sekarang menyebabkan aktivitas menjadi terbatas, bombardir berita dari berbagai media, hingga ketidakjelasan status pekerjaan menyebabkan stress dan emosi tak terkendali, dengan kondisi demikian menjadi pemicu dalam keterbatasan kreativitas manusia.

‘FooterBanner’


Melihat fenomena tersebut, DILo Makassar berusaha hadir menjadi solusi dengan menyelenggarakan event daring DILo A Conference yang mengulas topik “Berkreatvitas Dimasa Pandemi” yang dibawakan oleh Tommy Amarja S. selaku General Secretary IMA Chapter Makassar pada tanggal 21 Juli 2020, pukul 15.30 – 17.30 WITA melalui Video Conference.

BACA JUGA:  Up-Dev Series Makassar Digital Valley Bahas Seputar Tren Teknologi dan Pemrograman

Ibu S. Ariyani selaku General Manager Makassar Digital Valley menyampaikan harapannya terhadap kelas daring ini, agar dapat memberikan impuls dan dorongan kepada masyarakat untuk tetap menjaga produktivitas serta kreativitas dimasa paceklik ini, utamanya dalam pengembangan bisnis digital para peserta yang bergabung dikelas online hari ini.

Banyak hal menarik yang dapat dipetik dari pemaparan pemateri salah satunya adalah tentang komposisi kreatif yang perlu didukung oleh kemampuan untuk membangun koneksi, bekerja keras, optimis, tidak berputus asa serta menunjukkan aksi nyata.

“Keputusasaan dan tindakan seolah pasrah terhadap kondisi yang ada banyak ditemui dimasa pandemi ini, hal demikian kerap kali terjadi karena perspektif buruk seseorang terhadap dirinya sendiri yang menganggap jika sudah tidak bisa melakukan apa apa seakan semuanya serba terbatas, padahal jika menerapkan konsep kreatif saya yakin tidak ada batasan apapun yang mampu menyurutkan kreatif**(Jen)

‘PostBanner’

Comment