by

Kisruh PPDB, Ombudsman Minta Disdik Makassar Tunda Pendaftaran Ulang

Smartcitymakassar.com, Makassar. Banyak laporan yang menjadi temuan Ombudsman terkait Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) di Kota Makassar yang hingga saat ini belum terselesaikan oleh panitia PPDB. Hal ini disampaikan Komisioner Ombudsman Kota Makassar, Muh. Irwan.

Menurut Irwan, temuan yang dimaksudnya adalah bahwa baik jalur zonasi maupun jalur non-zonasi masih terdapat banyak permasalahan yang belum terselesaikan.

‘FooterBanner’


“Kami temukan di lapangan, banyaknya laporan masyarakat terkait pengelolaan sistem PPDB yang berlangsung secara daring ini dikeluhkan karena permasalahan pengelolaan, selain human error, dari masyarakat yang masih belum paham untuk menggunakan aplikasi atau mengakses website PPDB,” ungkap Irwan Selasa (21/7/2020).

Lebih lanjut, pada tanggal 20 Juli 2020, prosesi PPDB memasuki tahapan pendaftaran ulang atas hasil pengumuman yang sebelumnya telah dikonfirmasi daftar siswa yang lulus di masing-masing sekolah. Pendaftaran Ulang ini hanya diperuntukkan bagi siswa yang telah dinyatakan lulus.

Untuk itu, pihaknya mempertanyakan terhadap calon siswa yang seharusnya lulus tapi tidak diluluskan karena persoalan sistem ataupun karena terjadinya indikasi pengubahan-pengubahan secara subyektif.

“Tim yang kami tugaskan di lapangan menghimpun berbagai laporan yang ditindaki berdasarkan data calon siswa yang dikeluhkan secara eksklusif dan disampaikan dengan data pula, permasalahan tersebut dikaji sesuai selisih dan verifikasi faktual,” jelas Irwan.

“Seperti peluang pada titik koordinat yang banyak bermasalah dan peluang skoring yang banyaknya terjadi pengubahan secara tiba-tiba tanpa diketahui oleh calon siswa ataupun orang tua calon siswa,” tambahnya.

BACA JUGA:  Gandeng Platform Aplikasi Baruga Sikola, Forum OSIS Sulsel Gelar LDKS

Maka dari itu, pihak Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Makassar menerima banyak keluhan secara tertulis dari masyarakat. Menurut Irwan, harusnya aduan itu ditindaklanjuti, jangan sampai itu cuma menjadi kertas yang menumpuk dan tidak berguna oleh Disdik Makassar.

“Untuk itu, kami meminta kepada Panitia PPDB untuk menunda proses pendaftaran ulang dengan menuntaskan lebih dahulu seluruh laporan yang ada melalui kajian faktual,” kata Irwan.

Pasalnya, lanjut Irwan, beberapa laporan yang diterima telah cukup bukti. Olehnya itu perlu adanya proses dahulu sebelum mengeluarkan ketetapan kelulusan.

“Jika tahapan Pendaftaran Ulang ini tetap dilanjutkan, maka banyak pendaftar yang dirugikan mengingat tahapan Pendaftaran Ulang ini diperuntukkan hanya bagi yang telah ditetapkan lulus, sementara masih banyak permasalahan dan kekeliruan dalam pengelolaan PPDB ini yang mandek. Hal ini akan mengakibatkan kekecewaan masyarakat sehingga memunculkan berbagai indikasi kecurangan,” imbuhnya.

Sekedar diketahui, Ombudsman Makassar sedang menyiapkan desk laporan untuk melakukan verifikasi faktual dengan membentuk Timsus terhadap realisasi daya tampung jenjang SD sebanyak 23.568 calon peserta yang tersebar dalam 314 sekolah dan 21.378 calon peserta jenjang SMP yang tersebar dalam 56 sekolah yang telah dinyatakan lulus.

Selanjutnya, berdasarkan laporan tersebut akan ditindaklanjuti atas temuan yang dilaporkan guna menjadi bahan untuk menerbitkan rekomendasi terhadap pelaksanaan PPDB ini.** (As)

‘PostBanner’

Comment