by

(Opini) Peta Kekuatan Pilkada Makassar, Ini Dua Calon Kuat Walikota

Pilkada 2020 (ilustrasi)

Oleh: Muh. Saifullah*

SEBELUM melihat peta kekuatan masing masing bakal calon Walikota Makassar, ada beberapa faktor yang menjadi parameter pada setiap kontestasi baik pilkada maupun pilres. Faktor utama yang harus dilihat adalah survei. Selanjutnya mesin partai yang mengusung, tim pemenang dan relawan, serta wakil yang mendampingi.

‘FooterBanner’


Yang pertama soal survei. Berdasarkan Lembaga survei Intelegensia Research & Consulting (IRC) merilis elektabilitas para bakal kontestan Pilkada Makassar, pada Senin (29/06/2020), elektabilitas M Ramdhan Pomanto (Danny) 27,8 persen dan disusul Irman Yasin Limpo (None) 19,4 persen. Selanjutnya Syamsu Rizal (Deng Ical) 18,2% dan Munafri Arifuddin (Appi) 9,1 persen. Sementara yang belum menentukan pilihan 25,5 persen. Adapun survei ini dilakukan pada 10-20 Juni 2020. Olehnya dari hasil survei telihat Danny yang unggul.

Yang kedua soal partai pendukung. Diketahui, NasDem, Demokrat, dan PDIP masing-masing 6 kursi. Kemudian Golkar, Gerindra, PAN, PPP, dan PKS masing masing 5 kursi. Hanura 3 kursi, Perindo 2 kursi, Berkarya dan PKB masing-masing 1 kursi. Adapun syarat untuk maju sebagai calon minimal mengantongi 10 kursi. Meskipun belum resmi di KPU, hingga saat ini Danny telah mengantongi 11 kursi (Nasdem dan Gerindra). Sedangkan Deng Ical mengantongi 12 kursi (PKB, PKS, dan PDIP). Selanjutnya None 10 kursi (Golkar dan PAN). Sedangkan Appi sampai saat ini belum ada. Olehnya dari partai terlihat Deng Ical yang unggul.

BACA JUGA:  PDIP Kembali Berikan Rekomendasi di Pilkada 2020, Ini Pasangan Kandidat di Sulsel

Yang ketiga soal tim pemenang dan relawan khususnya yang berpengalaman di Makassar terlihat keunggulan ada pada Danny, karena para tim pemenang dan relawan telah berkecimpung sudah sejak lama di Makassar.

Yang keempat soal wakil. Diantara keempat wakil dari Danny dan Deng Ical yang menarik. Wakil dari Danny yang merupakan istri dari RMS tentunya akan menjadi nilai tambah tersendiri buat Danny, apalagi totalitas RMS beserta jaringannya tak diragukan lagi. Sementara wakil Deng Ical sendiri bisa menjadi keuntungan khususnya bagi pemilih kaum milenial.

Olehnya, berdasarkan empat faktor dalam melihat peta kekuatan 4 Balon Walikota Makassar, akan terjadi pertarungan politik sengit pada kubu Danny dan Deng Ical. Danny memang masih unggul, namun jika lengah sedikit besar kemungkinan Deng Ical yang akan memenangkan kontestasi pilkada di Makassar. (*)

Penulis adalah pengamat politik dari Pusat Kajian Politik dan Kebijakan Publik (PKPK)

‘PostBanner’

Comment