by

Non-ASN Atau Tidak Kerja di Makassar, Rudy: Tanpa Surat Bebas Covid, Kita Akan Suruh Pulang

PHOTO-2020-07-12-18-26-20
Keterangan: Pj Wali Kota Makassar, Rudi Djamaluddin (tengah), saat berkunjung di Batas Kota Makassar – Gowa yang merupakan salah satu titik pemeriksaan / foto: ist

Smartcitymakassar.com, Makassar. Penjabat (Pj) Wali Kota Makassar, Rudi Djamaluddin, pantau batas Kota Makassar – Kabupaten Gowa. Batas Kota tersebut merupakan salah satu tempat dimana akan dilakukan pemeriksaan surat bebas covid-19 untuk masyarakat yang akan memasuki Kota Daeng.

Didampingi Komando Kodim (Dandim) 1408/BS Makassar, Kolonel Kab Dwi Irbaya. S, dan Wakapolrestabes Makassar, AKBP Asep Marsel, Rudi Djamaluddin mengatakan bahwa di batas Kota Makassar-Gowa ini merupakan salah satu titik pembatasan pergerakan masyarakat yang ingin masuk Kota Makassar.

‘FooterBanner’


“Kenapa kita lakukan itu (pembatasan pergerakan), karena kita ingin mempersempit pergerakan penyebaran Covid-19. Jadi, kalau ada yang ingin ke Makassar kami sarangkan jangan dulu (jika tidak penting), jangan sampai daerah luar sudah bersih, sudah hijau (dari Covid-19) terus berkunjung ke Makassar, pulang bawa virus, ini yang kita tidak inginkan,” kata Rudi.

Bukan hanya yang masuk, lanjut Rudi, warga yang akan keluar dari Kota Anging Mammiri ini juga akan dilakukan pemeriksaan agar bisa dipastikan tidak membawa Covid-19.

BACA JUGA:  Pertamina MOR VII Gelar Shalat Bersama dan Pembagian Hewan Kurban

Untuk itu, Lulusan S3 Teknik Sipil di Jepang itu memastikan kesiapan Tim Satgas di lapangan. Menurutnya, mulai besok pagi (Senin, 13/7/2020) pemeriksaan surat bebas Covid-19 dilakukan secara berangsur-ansur.

“Dan saya harap, semoga masyarakat tidak banyak terganggu dengan adanya kegiatan ini (pemeriksaan). Namun, kami juga meminta kebijaksanaan dan pemahaman masyarakat bahwa apa yang kita (Pemkot Makassar) lakukan ini tidak lain hanya untuk melindungi masyarakat Makassar dan luar Makassar,” harap Rudi.

Disinggung soal sangsi, Pj Wali Kota Makassar tersebut menegaskan, untuk warga yang tidak bisa memperlihatkan surat bebas Covid-19 saat ingin memasuki Kota Makassar, maka akan disuruh pulang.

“Kecuali dia (warga) seorang ASN, atau orang yang kerja di Makassar akan dibiarkan masuk. Tapi, tetap akan dimintai bukti bahwa dia betul-betul kerja di Makassar,” tegas Rudi.** (As)

‘PostBanner’

Comment