by

Pemkot Makassar dan KPU Teken Addendum NPHD untuk Pilwali 2020

PHOTO-2020-07-09-20-37-05
Keterangan: KPU bersama Pemerintah Kota Makassar melakukan penandatanganan Addendum Nota Perjanjian Hibah Daerah (NPHD) untuk Pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota (Pilwalkot) tahun 2020, Kamis (9/7/2020) / foto: Ist.

Smartcitymakassar.com, Makassar. Menjelang pilkada serentak tahun 2020, Komisi Pemilihan Umum (KPU) bersama Pemerintah Kota (pemkot) Makassar melakukan penandatanganan Addendum Nota Perjanjian Hibah Daerah (NPHD) untuk Pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota (Pilwali) tahun 2020, berlangsung di ruang kerja wali kota Makassar, Kamis (9/7/2020).

Dalam addendum tersebut, pemerintah kota setempat melakukan penambahan anggaran sebesar Rp 6,2 miliar.

‘FooterBanner’


Sebelumnya, pemkot mengalokasikan anggaran sebesar 78 miliar, sehingga total anggaran pelaksanaan pilwali Kota Makassar tahun 2020 sebesar Rp 84 miliar.

Setelah penandatanganan, Ketua KPU Makassar, Farid Wajdi, mengucapkan terima kasih kepada Pemkot Makassar yang telah bersedia mengalokasikan anggaran untuk pelaksanaan pemilihan tahun 2020 ini. Anggaran tersebut, kata Farid Wajdi, akan digunakan semaksimal mungkin untuk kesuksesan pelaksanaan Pilwalkot 2020.

BACA JUGA:  Janji Politik Bertebaran, Danny: Visi-misi Saya Bukan Janji, Tapi Program!

“Terima kasih kepada Penjabat Wali Kota makassar karena mendukung penuh terlaksananya agenda pilkada ini. Walaupun pandemi corona belum berakhir. Ini kami akan gunakan semaksimal mungkin agar bisa mewujudkan pilkada yang aman dan damai,” ucap Ketua KPU ini.

Sementara, Penjabat Wali Kota Makassar, Rudy Djamaluddin, mengatakan addendum ini dilaksanakan karena penyesuaian pelaksanaan pilkada dalam suasana pandemi covid-19.

“Kita sebagai wilayah yang patuh akan regulasi. Bagaimanapun kita tetap beranjak dari petunjuk pemerintah pusat,” ucap Rudy.** (ib).

‘PostBanner’

Comment