by

Keluhan PPDB Kota Makassar, Dewan: Ada Oknum Operator Sekolah “Bermain”

Keterangan: Plt Kepala Dinas Pendidikan Kota Makassar, Amaliah Malik / foto: As.

Smartcitymakassar.com, Makassar. Komisi D Bidang Kesejahteraan Rakyat DPRD Kota Makassar menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Dinas Pendidikan (Disdik), Dinas Catatan Sipil (Capil) serta Dinas Komunikasi dan Informasi (Kominfo) Kota Makassar di Ruang Paripurna DPRD Kota Makassar, Jumat (10/7/2020).

RDP tersebut membahas banyaknya keluhan dari masyarakat Kota Daeng mengenai sistem Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) yang sering mengalami gangguan (down).

‘FooterBanner’


Bukan hanya itu, keluhan masyarakat mengenai posisi nama registrasi dalam PPDB untuk jalur prestasi juga berubah secara tiba-tiba.

Dengan kejadian tersebut, warga masyarakat berpikir jika ada permainan “kongkalikong” dalam jalur prestasi.

Bukan hanya itu, dalam RDP tersebut Sekretaris Komisi D, Saharuddin Said, membeberkan permainan “kongkalikong” seorang oknum operator salah satu sekolah negeri.

Di hadapan Plt Kadis Pendidikan Kota Makassar, Saharuddin mengungkap tentang adanya “permainan” di salah satu sekolah di Kota Daeng ini.

“Ada oknum operator di salah satu sekolah itu bermain dengan sistem transfer, nilainya itu 9 juta, bagaimana itu Ibu Kadis? Dari tadi saya sengaja tidak ingin mendengar saat Ibu Kadis bicara soal transparansi, karena menurut saya itu tidak masuk akal,” ungkap Ajid sapaan akrab legislator PAN Kota Makassar itu dengan penuh kejengkelan.

BACA JUGA:  Adanya Dukungan Dampingi Deng Ical di Pilwalkot Makassar, Ini Kata Anwar Faruq

Menanggapi perihal tersebut, Plt Kadis Pendidikan Kota Makassar, Amaliah Malik, sangat berterimah kasih dengan adanya temuan Saharuddin terhadap salah satu oknum yang bermain yang tidak disebutkan namanya itu.

“Saya sangat berterima kasih, saya sangat apresiasi temuan pak Ajid, karena bisa memberitaukan kepada kami jika ada oknum operator sekolah yang telah bermain, ini merupakan catatan kepada kami, dan pastinya kami akan tindaklanjuti itu,” ucap Amaliah Malik.

“Dan mengenai kepala sekolahnya, jika kedapatan ikut barmain itu memang bukan kewenangan kami, tapi mereka telah menandatangani pakta integritas. Maka tetap akan ditindaklanjuti ke pimpinan sesuai atutan yang berlaku,” pungkas Amaliah.** (As)

‘PostBanner’

Comment