by

Warga Keluhkan Pengurusan KTP dan Penahanan Ijazah, Dewan Akan Panggil Dinas Terkait

Anggota Komisi A, DPRD Kota Makassar, Ari Ashari Ilham dan Kasrudi menerima aduan Serikat Rakyat Miskin Indonesia.(As)

Smartcitymakassar.com – Makassar. Serikat Rakyat Miskin Indonesia (SRMI) sambangi Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Makassar. Kedatangan SRMI di terima oleh anggota Komisi A Bidang Hukum, Pemerintah, dan aset di ruang aspirasi DPRD Kota Makassar, Ari Ashari Ilham dan Kasrudi di ruang aspirasi DPRD Kota Makassar. Kamis (2/7/2020).

Anggota SRMI sendiri kebanyakan dari pedagang asongan disekitar pantai losari yang saat ini juga merasakan dampak dari Covid-19 di Kota Makassar

‘FooterBanner’


Dalam aspirasi tersebut, SRMI ini menyampaikan keluhan soal kepengurusan E-KTP dan adanya Sekolah yang menahan ijazah dikarenakan ada tunggakan yang masih belum terselesaikan.

Menanggapi hal tersebut, Ari Ashari Ilham menjelaskan, untuk pengurusan pembuatan KTP, Dinas Cacatan Sipil Kota Makassar memang melakukan dengan sistem Online.

“Untuk Capil, memang itu melakukan pelayanan secara online, karena kita tau saat ini di Makassar masih pandemi, dan mengenai soal penahanan ijazah, mungkin lebih bagus Komisi D karena porsinya”, jelas Ari.

BACA JUGA:  FAnS Siap Menangkan "Dilan" di Pilwalkot Makassar 2020

Ditempat yang sama, Kasrudi mengharapkan agar pihak SRMI bisa memasukkan surat secara resmi, agar Komisi A bisa menggelar Rapat Dengar Pendapat (DRP) dengan Dinas terkait.

“Sekaligus RDP dengan Komisi D, karena mengenai pendidikan itu porsi mereka (Komisi D), nanti kalau ada suratta bu’, saya undang meki juga untuk rapat, karena memang ini sudah banyak juga laporan keluhan yang masuk terkait Capil”, ungkap Kasrudi.

Selain itu, anggota komisi A ini berharap, para pedagang asongan yang ada di losari tetap menjaga dan tetap menerapkan protokol kesehatan, mengingat kasus Covid-19 di Kota Daeng terus meningkat.(As)

‘PostBanner’

Comment