by

Bappeda Rencana Hilangkan Debat Kandidat, KPU Makassar: Jangan Ganggu Gugat Tahapan, Itu Sesuai PKPU Kita

Jajaran Komisioner KPU Kota Makassar gelar press conference di Hotel Arthama Makassar.(As)

Smartcitymakassar.com – Makassar. Menghadapi Pemilihan Wali (Pilwali) Kota Makassar 2020, berbagai tahapan telah disusun rapi oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU). Namun Badan Perencanaan Pembangunan Daerah ( Bappeda) Kota Makassar berencana akan menghilangkan satu tahapan di Pilwali Kota Daeng karena soal anggaran.

Komisioner KPU Kota Makassar, divisi pendidikan, Parmas dan SDM, Endang Sari menjelaskan, tahapan yang dinilai sangat perpengaruh dalam lisensi penyelenggara akan dihilangkan oleh Bappeda.

‘FooterBanner’


“Jadi, tahapan yang dimaksud adalah debat kandidat, padahal ini merupakan tahapan yang sangat berpengaruh dalam kesuksesan penyelenggara, apalagi para pemilih harus tau gagasan apa yang akan dibawa para kandidat”, jelas Endang saat gelar press conference di Hotel Arthama. Rabu (1/7/2020).

Selain itu, lanjut Endang, semua usulan yang telah dimasukkan kedalam Bappeda Kota Makassar telah sesuai dengan peraturan KPU dan itu memiliki badan hukum.

BACA JUGA:  Gencar Sosialisasi, KPU Kota Makassar Seberangi Pulau

“Termasuk dengan pengadaan alat peraga itu sudah tidak bisa diganggu, pemerintah tidak bisa dihilangkan, karena ini harus disampaikan secara publik soal gagasan, visi-misi para kandidat, harus publik mengetahui secara meluas”, terang Endanng.

Untuk itu, Endang berharap, sebaiknya teman-teman Bappeda harus kembali belajar mengenai lisensi KPU, karena menurut Endang, ada hak-hak masyarakat Kota Makassar yang harus dipenuhi.

“Karena jika ini debat publik dan alat peraga dihilangkan atau dikurangi, maka akan menciderai kwalitas KPU sebagai penyelenggara”, pungkas Endang.

Diketahui, KPU Kota Makassar mengangarkan dalam tahap debat publik di Pilwali Kota Makassar sebanyak 600 juta dalam 3 kali debat yang di coret oleh Bappeda dengan alasan anggaran tidak ada.(As)

‘PostBanner’

Comment