by

THM dan Panti Pijat Buka di Tengah Pandemi Covid-19, Kadispar Sebut Sulit Terapkan Sanksi, Ini Penjelasannya

Kepala Dinas Parawisata Kota Makassar, Rusmayani Madjid.(int)

Smartcitymakassar.com – Makassar. Ternyata, Pembukaan sektor usaha parawisata yang salah satunya Tempat Hiburan Malam (THM) ditengah pandemi Covid-19 tidak bisa ditindak.

Sebelumnya, anggota Komisi A DPRD Kota Makassar, Kasrudi dan Azwar ST menegaskan akan menindak tegas melalui pemerimtah kota Makassar untuk melakukan pencabutan izin usaha kepada THM yang melanggar.

‘FooterBanner’


Sementara, Kepala Dinas Parawisata, Rusmayani Madjid menegaskan, tidak ada Peraturan Daerah (Perda) yang memberikan sangksi terhadap para pelaku usaha di tengah pandemi.

“Tidak ada itu (sangksi) dek, di Perda no. 5 juga tidak ada yang mengatur itu, kan ini pandemic, hal yang tiba-tiba. Jadi, kita hanya turun sosialisasi kepada mereka (pelaku usaha)”, tegas Rusmayani Madjid melalui via WhatsApp. Rabu (24/6/2020).

BACA JUGA:  Gandeng Platform Aplikasi Baruga Sikola, Forum OSIS Sulsel Gelar LDKS

Olehnya itu, Maya sapaan akrab Kadis Parawisata mengharapkan agar para Camat Kota Makassar untuk melakukan edukasi kepada pelaku usaha.

“Jadi, saya sudah himbau ke Camat-Camat agar bisa kita memberikan pembinaan serta pemahanan kepada THM dan panti pijat yang telah buka, itu saya sampaikan kepada Camat saat melakukan rapat di kantor”, terang Maya.

Untuk itu, dirinya berharap agar para pelaku usaha (THM dan panti pijat) bisa bekerja sama dengan pemerintah untuk menekan penyebaran Covid-19.(As)

‘PostBanner’

Comment