by

Demi Menginspirasi Para PPS, KPU Makassar Gelar Pelantikan Langsung

KPU Kota Makassar melantik anggota PPS.(ist)

Smartcitymakassar.com – Makassar. Ditengah pandemi Covid-19 di Kota Daeng, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Makassar gelar pelantikan Panitia Pungumutan Suara (PPS) di 15 Kecamatan.

Komisioner KPU Kota Makassar, Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Parmas, dan SDM, Endang Sari menjelaskan, dalam pelantikan tersebut pihaknya tetap terapkan protokol kesehatan.

‘FooterBanner’


“Olehnya itu, kami (KPU) melakukan secara pergelombang, ini salah satu protokol kesehatan (mencegah kerumunan)”, jelas Endang. Senin (15/6/2020).

“Maka dari itu, sebanyak 5 komisioner mendatangi masing-masing 3 Kecamatan di Kota Daeng ini. Dimana pelantik tersebut dibagi beberapa gelombang, yakni jam 10.00 WITA, jam 14.00 WITA, jam 16.00 WITA, serta jam 20.00 WITA”, tambah Endang.

Lebih lanjut, Endang mengungkap alasan pelantikan ini tidak dilakukan secara virtual, mengingat kasus Covid-19 di Kota Anging Mamiri ini terus meningkat.

Menurut Endang, ini merupakan salah satu upaya KPU Kota Makassar untuk menguatkan anggota PPS di setiap Kecamatan.

“Jadi, kami (KPU) sengaja melakukan pelantikan tidak secara virtual, karena kami ingin memperlihatkan kepada teman-teman PPS bahwa kondisi ini merupakan sebuah tantangan, dan mereka (PSS) ingin dikuatkan secara emosional bahwa kita bisa melewati ini bersama dengan cara tetap disiplin berdasarkan protokol kesehatan”, terang Endang.

BACA JUGA:  Parpol Koalisi Kompak dan Gerak Cepat Menangkan Danny-Fatma

Selain itu, Endang juga membenarkan jika ada beberapa anggota PPS yang telah terpilih mundur akibat pandemic Covid-19 di Kota Makassar.

“Soal itu, memang ada beberapa orang, dan ada 2 orang yang memang alasan kesehatan, dan telah menyetor rekomendasi dari dokter yang menyatakan yang bersangkutan memang harus istirahat panjang”, bebernya.

“Melihat sikap itu, inilah salah satu juga alasan kami mengambil pilihan untuk bertemu langsung dengan teman-teman PPS dalam pelantikan, kami harus menguatkan para PPS ini bahwa kita akan bergandengan tangan untuk mengawal Pilkada mendatang”, kata Endang.

Sementara, untuk pengganti PPS yang telah mundur, kata Endang, pihaknya saat ini baru melantik 419 orang, dimana KPU Makassar masih kekurangan 40 orang.

“Dan saat ini kami masih koordinasikan dengan pemerintah setempat, perguruan tinggi, dan lembaga pendidikan, karena aturannya seperti itu dalam surat edaran KPU RI”, tutup Endang.(As)

‘PostBanner’

Comment