by

Season Food ala Ade Rezky, Tawarkan Paru Rica dan Paru Crispy

Keterangan Foto: Spesial

Smartcitymakassar.com – Makassar. Nama Ade Rezky pernah menjadi bagian penting dari tampilan baru sebuah hotel di Makassar. Namun dia memutuskan meninggalkan sementara dunia kerja saat anaknya lahir.

“Saya ingin fokus mengurus anak. Kebetulan anak saya lahir lebih awal dari anak lainnya, jadi perlu perhatian khusus untuk perkembangannya. Rencananya setelah anak berumur setahun ingin mencari pekerjaan baru, tetapi tidak lama kemudian pandemi virus corona mulai memasuki Indonesia,” urai Ade Rezky.

‘FooterBanner’


Memiliki hobi memasak, Ade disarankan sang suami untuk memulai bisnis online di bidang kuliner. Dia mengangkat tema “Season Food”. Jadi setiap bulan ada menu baru yang dihadirkannya.

“Sebisa mungkin setiap bulan saya mengganti menu baru supaya orang tidak bosan dengan menu yang itu saja. Sekedar info untuk season saat ini saya sedang fokus untuk jualan Paru Rica dan Paru Crispy. Melihat keadaan sekarang kita dituntut untuk lebih kreatif, walaupun sekarang saya tidak menjalankannya setiap hari hanya sesuai pre oprer. Mungkin buat teman-teman yang ingin mencoba bisa membuka Instagram @pre.food,” ujar Ade.

BACA JUGA:  Wagub Sulsel Dukung Langkah Pemkot Makassar Terbitkan Perwali Nomor 36/2020

Sebagai orang yang pernah bekerja di dunia perhotelan, Ade mengaku prihatin dengan situasi yang terjadi saat ini karena banyak hotel yang harus tutup sementara.

“Hotel tempat saya bekerja dulu termasuk satu diantaranya. Saya masih berhubungan dengan teman yang bekerja di sana dan mereka sangat sedih dengan dampak yang harus dihadapi sekarang. Tapi kita harus melihat sisi positifnya juga. Mungkin dengan ini bisa membantu memutus tali penyebaran virus corona. Kesehatan bersama sangat penting, jadi sebaiknya kita lebih memperhatikan kesehatan dan kebersihan,” urainya.

Ade berharap semoga pandemi ini segera berlalu dan semua orang bisa melakukan aktifitasnya kembali. Serta dunia pariwisata dan perhotelan di Makassar juga bisa hidup seperti dulu.

Dia juga tidak menutup kemungkinan untuk kembali meniti karier di perhotelan.
“Saya pun rindu untuk bekerja di hotel bertemu dengan orang hebat dan berbakat di sana,” tutup Ade**(Jen)

‘PostBanner’

Comment