by

Akan Dimakamkan Sesuai Protokol Kesehatan, Keluarga Pasien PDP Covid19 yang Meninggal Menolak dan Mengamuk

Keluarga pasien yang menolak pasien PDP Covid dimakamkan sesuai protokol kesehatan di Manado (ist)

Smartcitymakassar.com – Manado. Suasana mencekam sempat terjadi di RS Pancaran Kasih, Manado, Senin ( 01/06/2020)

Keluarga salah seorang pasien yang meninggal dalam status Pasien dalam Pengawasan ( PDP ) Covid19 menolak dimakamkan sesuai prosedur Covid-19.

‘FooterBanner’


Pengambilan paksa jenazah PDP Covid19 tersebut belangsung dengan suasana kacau.

Ada pun beredar video puluhan massa tidak terima dan sempat mengamuk serta membongkar paksa kamar jenazah dan kemudian jenazah PDP tersebut dibawah pulang di kelurahan Ternate Baru, kecamatan Singkil, kota Manado.

Ada pun keterangan yang diambil Polresta Manado membenarkan adanya peristiwa insiden tersebut.

BACA JUGA:  Penerapan Perwali 36 di Makassar, Rudy Minta Aparat di Perbatasan Tidak Menyulitkan Masyarakat

Pihak Polresta menjelaskan kejadian tersebut berawal dari salah satu pasien meninggal dalam status PDP ini berjenis kelamin laki laki dan berusia (52) bertempat tinggal atau berdomisili di kelurahan Ternate Baru. Dari hasil diagnosanya pasien ini meninggal karena hilangnya kesadaran diakibatkan pneumonia.

Karena adanya gejala penyakit ini, maka jenazah tersebut ditetapkan sebagai jenazah PDP Covid19, sehingga jenazah tersebut dikuburkan sesuai protap Covid-19 pada pukul 15.00 wita, namun pihak keluarga melakukan penolakan. (Hd)

‘PostBanner’

Comment