by

Studi: 17% Warga London Terpapar Covid-19

img_0607
Keterangan: bandara di Inggris (int)

Smartcitymakassar.com, Jakarta. Menteri Kesehatan Inggris Matt Hancock hari Kamis (21/5) mengatakan, studi antibodi dalam skala kecil menunjukkan, 17% warga London dan 5% di seluruh Inggris telah terpapar virus corona.

Menurut Hancock, hasil studi tersebut adalah upaya pengembangan tes antibodi yang dibiayai pemerintah Inggris, yang disebutnya belum cukup untuk diterapkan dalam uji klinis. Dia mengatakan, masyarakat umum hanya bisa mengetahui apakah mereka terpapar virus corona kalau mereka menjalankan tes antibodi dalam skala besar.

‘FooterBanner’


Oleh karenanya, seperti dilansir dari VOA Indonesia, Hancock mengumumkan Inggris telah menandatangani kontrak dengan perusahaan farmasi Roche & Abbot untuk menyediakan lebih dari 10 juta tes antibodi. Tes tersebut akan diadakan bertahap mulai minggu depan, dengan mengetes para pekerja medis lalu para pasien.

BACA JUGA:  Tingkat Kematian Anak Indonesia Akibat Covid-19 Tertinggi di ASEAN

Lebih lanjut Hancock mengatakan, ada penurunan jumlah pasien virus corona yang dirawat di rumah sakit sejak minggu lalu sebanyak 14 persen. Lebih dari 3 juta orang telah dites dan sekitar 250.000 orang dinyatakan positif.

Virus corona di Inggris telah memakan korban jiwa sebanyak 36.042 orang, naik 338 orang sejak Rabu lalu.** (VOA/Ib)

‘PostBanner’

Comment