by

PLN Pastikan Pelaku Penindasan Bukan Pegawai PLN

General Manager PT PLN UIW Sulselrabar, Ismail Deu (kanan).(ist)

Smartcitymakassar.com – Makassar. PLN Pastikan pelaku perundungan atau bullying terhadap anak penjual Jalangkote di Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan yang tersebar di media sosial kemarin, bukanlah Pegawai PLN.

Hal itu diungkap melalui Press Release No. 54.PR/STH.01.05/UIWSSTB/2020. Senin (18/5/2020).

‘FooterBanner’


“Sudah kami cek dan telusuri, kami pastikan palaku perundungan tersebut bukanlah pegawai PLN” tegas General Manager PT PLN (Persero) UIW Sulselrabar, Ismail Deu.

Lebih lanjut, dirinya mengatakan dari penelusuran di unit terkait, pelaku merupakan tenaga kontrak / outsourcing dari perusahaan yang menjadi Mitra dari PLN yang ditugaskan sebagai Operator Telekomunikasi Layanan Gangguan PLN ULP Maros, Sulawesi Selatan.

Olehnya itu, Ismail menyampaikan, kejadian kemarin tidak ada sangkut pautnya dengan tugasnya sebagai Tenaga Kontrak/Outsourcing PLN

BACA JUGA:  Kodim 1420 Sidrap Tanam Cabe di Tengah Pandemi Covid-19

“Itu murni urusan pribadi pelaku, PLN Minta Vendor Beri Tindakan Tegas Pelaku Pembullyan”, kata Ismail

Dengan ini, PLN sangat menyayangkan dan perihatin atas kejadian ini, dan memastikan bahwa PLN akan memberikan tindakan tegas kepada vendor yang mempekerjakan yang bersangkutan.

Ia berharap dengan adanya kejadian ini seluruh pegawai PLN dan mitra kerja PLN untuk selalu menjaga sikap dan perilaku baik di area kantor maupun diluar lingkungan masyarakat serta tetap bekerja secara maksimal untuk menjaga pasokan listrik di tengah pandemi. (*As)

‘PostBanner’

Comment