by

Setelah Edukasi Panjang, Warga Tamalanrea Jaya yang Positif Covid-19 Berhasil di Evakuasi ke Hotel Swiss Bell

Persiapan Lurah Tamalanrea Jaya, Andi Salman Baso, bersama Tripika Tamalanrea Jaya, saat melakukan evakuasi warga yang positif Covid-19.(ist)

Smartcitymakassar.com – Makassar. Lurah Tamalanrea Jaya, Andi Salman Baso kembali menjemput warganya yang positif Covid-19 atau biasa didengar dengan nama virus Corono di Jl. Perintis Kemerdekaan VI untuk dibawah ke Hotel Swiss Bell. Sabtu (2/5/2020).

Dibantu oleh Tripika, Kapus Tamalanrea Jaya, serta Ketua RW 02, Andi Salman mengevakuasi seorang ibu yang positif Covid-19.

‘FooterBanner’


“Iye benar dik, tadi saya bersama Tripika serta dibantu oleh pihak puskesmas untuk evakuasi ibu tersebut (yang positif Covid-19), untuk dibawa ke Hotel Swiss Bell, kan itu juga perintah dari pak Gubernur dan pak Wali Kota, jika ada ada warga yang positif, wajib dibawa kesana (Hotel Swiss Bell)”, jelas Andi Salman melalui via telpon. Sabtu (2/5/2020), malam.

Lebih lanjut, Andi Salman membeberkan, sebelumnya warga yang positif Covid-19 itu diduga terjakit dari anaknya yang telah meniggal setelah masuk kategori Pasien Dalam Pengawasan (PDP) di RS Daya.

Sebelumnya, kata Andi Salamn, ada anak dari Ibu tersebut (yang terpapar) masuk di RS Daya, dan masuk karegori PDP (sesuai laporan pihak RS Daya), olehnya itu, pihak Kelurahan bersama puskesmas melakukan rapid test kepada 1 keluarga tersebut, dan saat keluar hasilnya, hanya 1 yang dinyatakan positif virus mematikan yang bermula dari Wuhan, China.

BACA JUGA:  Jubir Adama, Indira Mulyasari Imbau Patuhi Protokol Kesehatan Saat Pengundian Nomor Urut Paslon

“Sebenarnya dari awal kita mau bawah untuk di isolasi di Hotel, tapi kami beri kesempatan untuk isolasi mandiri saja di rumah dengan diberikan juga sembako, tapi menjelang masuk minggu kedua, ibu ini (yang positif) agak bandel, selalu keluar dan tidak mau diatur, setelah kami edukasi kembali dan ada anaknya (warga yang positif) yang setuju untuk dibawa ke Hotel, jadi baru tadi pagi kami membawanya, sebenarnya hari ini memang rencananya mau dibawa paksa”, ungkap Andi Salma.

Tak hanya sampai disitu, lanjut Andi Salman, pihak pemerintah, melalui Kelurahan akan terus memantau 1 Kelurga tersebut.

“Dan insya’Allah, hari Senin nanti, pihak Puskesmas akan kembali melalkukan rapid test ke 2 untum keluarga yang bersangkutan”, tutup Andi Salman.(As)

‘PostBanner’

Comment