by

Tak ada Kendaraan Bisa Masuk Makassar, Jalan Aroepala-Samata Gowa Batas Kota Ditutup?

Batas kota Makassar (ip)

Smartcitymakassar.com – Makassar. Sejak Jumat (24/4/2020) Kota Makassar, Sulsel telah menerapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB). Tim Gugus Covid-19 Makassar (TNI Polri, serta Satpol PP) terus berupaya mengawal PSBB tersebut. Sejumlah jalur perbatasan Kota Makassar dengan kabupaten lainnya akan diperiksa ketat oleh aparat tim gabungan keamanan.

Menurut Jubir Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kota Makassar, Ismail Hajiali, saat dimintai konfirmasi beberapa waktu yang lalu mengatakan proses pemeriksaan ketat oleh aparat di wilayah perbatasan Kota Makassar dengan kabupaten lainnya mulai dilakukan sejak masa sosialisasi PSBB, sebelum resmi diterapkan pada Jumat, 24 April, hingga 7 Mei mendatang. “Pemeriksaan ketat di perbatasan sudah mulai dilakukan beberapa hari ini, sebaliknya aparat di daerah lain (kabupaten yang berbatasan) juga demikian,” ujar Ismail, Minggu (19/4/2020).

‘FooterBanner’


Sebagai informasi, pintu ada 6 pintu masuk Kota Makassar yang akan dilakukan pemeriksaan ketat selama penerapan PSBB, yaitu: (1) Perempatan Jalan Sultan Alauddin-Mallengkeri-Jalan Syech Yusuf Gowa (Perbatasan Makassar-Gowa), (2) Jembatan Barombong (Batas Kota Makassar-Gowa/Takalar), (3) Jalan Aroepala-Samata Gowa (Batas Kota Makassar-Gowa, (4) Jalan Tamangapa Raya-Gowa (Batas Kota Makassar-Gowa), (5) Tamalanrea Raya-Poros Pamanjengan Moncongloe (Batas Kota Makassar-Maros), dan (6) Simpang Lima depan jalan masuk Bandara Sultan Hasanuddin (Batas Kota Makassar-Maros).

BACA JUGA:  Didoakan Majelis Taklim Bongaya, Fatmawati Rusdi: Penghargaan yang Luar Biasa

Namun, pada hari ini, Minggu (26/4/2020) Sore, dari pantauan dilapangan, akses Jalan Aroepala-Samata Gowa (Batas Kota Makassar-Gowa) ditutup. Terlihat kendaraan dari arah Gowa yang ingin masuk ke Makassar dilarang dan diarahkan memutar kembali ke Gowa tanpa terkecuali.

Salah satu yang dikonformasi wartawan dilapangan membenarkan penutupan jalan tersebut.

“PSBB sudah sejak Jumat. Ini diterapkan karena terlalu banyak warga yang bandel padahal ini sudah PSBB,” tegas salah satu sumber di lapangan.

“Iya, semua kendaraan dilarang lewat,”singkatnya.

Hingga berita ini diturunkan, redaksi masih mencoba mengkonfirmasi pihak Tim Gugus Covid-19 Makassar. (Aan/Ip)

‘PostBanner’

Comment