by

Setiap orang dari Wilayah Episentrum COVID-19 Harus Isolasi Diri

Achmad Yurianto

Smartcitymakassar.com – Jakarta. Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan COVID-19, Achmad Yurianto mengatakan setiap orang yang bepergian antarlokasi tapi masih di dalam satu daerah episentrum COVID-19 harus melakukan isolasi diri selama 14 hari.

“Manakala akan bepergian dari satu tempat ke tempat lain meskipun masih berada di daerah episentrum itu setidak-tidaknya harus melakukan isolasi diri selama 14 hari dengan tetap di rumah, dengan menggunakan masker dan tetap menjaga jarak secara fisik manakala berkomunikasi dengan orang lain,” kata Yurianto dalam konferensi video yang diadakan Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 di Kantor Graha Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Jakarta, Sabtu (25/4/2020).

‘FooterBanner’


Yurianto mengimbau agar mereka yang berasal dari daerah episentrum seperti Jakarta menyadari diri berpotensi untuk membawa virus penyebab COVID-19 meskipun tidak ada keluhan sakit apapun atau memiliki keluhan sakit yang ringan.

BACA JUGA:  Penularan Covid-19 di Sidrap, Kadinkes Sidrap Terpapar

Menurut Yurianto pemantauan cermat juga terus dilakukan terhadap setiap orang yang memiliki riwayat bepergian dari daerah episentrum di Indonesia.

“Beberapa kota besar dengan kasus yang sangat tinggi yang telah menerapkan PSBB itu adalah episentrum yang harus kita cermati dan kita pantau betul dengan baik,” ujar Yurianto.

Pemerintah juga terus melakukan penelusuran kontak dekat dari setiap pasien COVID-19 yang sudah terkonfirmasi positif yang mungkin sedang dirawat di rumah sakit atau mungkin yang sedang melaksanakan isolasi mandiri. (Aan/Ip)

‘PostBanner’

Comment