by

Kabar Duka, Kakak Soe Hok Gie, Arief Budiman Tutup Usia

Arief Budiman (wikipedia)

Smartcitymakassar.com – Salatiga. Arief Budiman atau Soe Hok Djin, aktivis era Orde Baru, meninggal dunia di rumah sakit di Salatiga Jawa Tengah, Kamis (23/4). Arief yang kakak kandung Soe Hok Gie ini dikenal sebagai intelektual yang kritis pada kebijakan pemerintah Orde Baru.

Rektor Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW) Neil Semuel Rupidara saat dihubungi VOA Indonesia menyatakan rasa duka mendalam meninggalnya Profesor Arief Budiman tersebut. Semasa hidup, Arief pernah aktif mengajar di UKSW dan di Universitas Melbourne, Australia.

‘FooterBanner’


Menurut Neil, UKSW dan Arif Budiman memiliki ikatan erat karena sosok mendiang dikenal sebagai intelektual yang kritis dalam menyikapi kebijakan Orde Baru.

“Pak Arief kan orangnya apa adanya. Mengemukakan secara terus-terang pandangannya, pemikirannya, di masa atau pemerintahan yang saya kira pendekatan represif dilakukan dan sangat tinggi risikonya. High risk bagi personal seperti Pak Arief, tapi beliau menjalankan tetap menjalankan tugas publiknya,” kata Neil Semuel Rupidara seperti dikutip dari Voa.

Neil mengungkapkan UKSW Salatiga memiliki berencana mengadakan kegiatan khusus mengenang Arief Budiman dan pemikiran intelektualnya.

Arief Budiman, dilahirkan dengan nama Soe Hok Djin, adalah seorang aktivis demonstran Angkatan ’66 bersama dengan adiknya, Soe Hok Gie. Saat itu, Arief masih menjadi mahasiswa Fakultas Psikologi Universitas Indonesia, Jakarta.

Arief melanjutkan studi ilmu sosiologi ke Perancis dan Amerika Serikat. Arief juga mengajar di UKSW Salatiga selama 10 tahun, yait dari 1985 hingga 1995.Ketika UKSW dilanda kemelut yang berkepanjangan karena pemilihan rektor, Arief melakukan mogok mengajar dan dipecat. Dia kemudian memutuskan hengkang ke Australia dan menerima tawaran menjadi profesor di Universitas Melbourne. (Aan/Voa)

‘PostBanner’

Comment