by

Penetapan PSBB di Kota Makassar Pekan Depan, Penyusunan Perwali Belum Rampung, Begini Penjelasannya

Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kota Makassar, Ismail Hajiali.(ist)

Smartcitymakassar.com – Makassar. Penerapan Pembatasan Sosial Berskala Sosial (PSBB) di Makassar (Daeng) yang rencananya akan ditetapkan pada 24 April 2020 mendatang harus didukung dengan payung hukum Peraturan Wali (Perwali) yang rupanya belum juga rampung.

Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Makassar, Ismail Hajiali menjelaskan, dalam penyusunan Perwali, Pemkot Makassar masih menanti saran hingga masukan dari sejumlah pihak dalam revisi draft.

‘FooterBanner’


“Jadi, salah satu kendala, kami juga mengharapkan masukan dari kelompok-kelompok masyarakat, elemen masyarakat atau lapisan masyarakat yang tentu melibatkan semua stakeholder,” jelas Ismail, saat gelar video conference dengan awak media, Sabtu (18/4/2020).

Selain itu, Ismail mengatakan, ada beberapa jumlah pasal hingga ayat musti dikaji lebih dalam, karena SK Perwali itu juga diperuntukkan bagi semua lapisan warga Kota Makassar.

BACA JUGA:  Pj Wali Kota Makassar Copot Dirut RS Daya dengan Alasan Lalai, Ini Kata Humas RS Daya

“Karena ini memang bukan peraturan yang hanya diperuntukan bagi kelompok, tapi semua masyarakat, mulai dari pergerakan orang sampai pada aktivitas ekonomi,” kata Ismail.

Tak hanya itu, lanjut Ismail, denda dan sanksi pun juga dibahas dalam draft, bagi pelanggar yang tidak mematuhi aturan PSBB.

“Jadi, jika ada yang tidak patuhi aturan saat PSBB, kita akan tindak, karena sudah ada payung hukumnya”, pungkas Ismail.(As)

‘PostBanner’

Comment