by

Dukung Larangan Shalat Tarawih, Legislator PKS Makassar: Ini Demi Kebaikan Agama dan Negeri Ini

Anggota Komisi A, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Makassar, Azwar, ST (As)

Smartcitymakassar.com – Makassar. Pemberlakuan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Kota Makassar baru akan ditetapkan pada tanggal 24 April 2020 mendatang selama 14 hari kedepan.

Salah satu upaya pemerintah dalam memutus penyebaran Covid-19 yang saat ini terus meningkat di Kota Daeng ini adalah pelarangan melakukan ibadah secara berjama’ah, apalagi melihat status untuk ummat Islam yang mendekati Bulan Suci Ramdhan yang tinggal beberapa hari.

‘FooterBanner’


Menanggapi soal itu, Anggota Komisi A, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Makassar, Azwar, ST tetap mendukung kebijakan pemerintah soal larangan beribadah.

Menurut Azwar, Dirinya tetap mendukung penuh segala kebijakan pemerintah dalam upaya memutus mata rantai penyebaran virus mematikan ini (Covid-19).

“Kalau saya mendukung penuh kebijakan tersebut, apalagi kebijakan itu telah dikaji oleh para Ahli Agama, MUI dan Ormas / lembaga Islam, berikan pada Ahlinya, mereka yang lebih tahu, kita mengikut saja karena tdk ada yg mereka inginkan kecuali kebaikan pada Agama dan Negeri ini”, jelas Azwar, legislator fraksi PKS Kota Makassar, melalui via telpon. Sabtu (18/4/2020).

BACA JUGA:  Mitra UMKM Pertamina di Sulawesi Perluas Pangsa Pasar Melalui Pameran Virtual SMEXPO 2020

Ditanya soal boleh tidaknya ummat Islam melakukan shalat Tarawih dengan tetap menerapkan himbauan pemerintah yakni tetap jaga jarak, Azwar menegaskan jika lebih baik mencegah dari pada mengobati.

“Sebenarnya bukan masalah sulitnya, tetapi mencegah lebih baik, dan itu (larangan) semua sudah dikaji, dan kesimpulannya lebih baik rumah Ibadah (Masjid) di tutup dulu selama wabah ini, apalagi jika diberlakukan PSBB”, tegas Azwar.

Olehnya itu, Azwar mengharapakan, mari bersama-sama berjuang memutus rantai wabah Covud-19, dan perjuangan itu butuh kesabaran atas kesusahan yg dihadapi, percaya dan mari patuhi kebijakan-kebijakan yang diambil pemerintah dalam memutus rantai wabah ini.

“Dan kami (Dewan) juga sudah tekankan kepada Pemkot Makassar, jangan sampai ada warga kelaparan imbas dari penerapan PSBB nanti”, pungkas Azwar.(As)

‘PostBanner’

Comment