by

Selain Bahas SOP PSBB, Dewan Minta Dinsos Makassar Libatkan RT/RW, Ini Alasannya

PSBB Makassar (ilustrasi)

Smartcitymakassar.com – Makassar. Setelah disetujui menerapka Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) oleh Menteri Kesehatan RI guna memutus penyebaran Covid-19 di Kota Daeng.

Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Makassar meminta Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar memperhatikan beberapa point.

‘FooterBanner’


Wakil Ketua Komisi B, DPRD Kota Makassar, Andi Hadi Ibrahim menegaskan agar pihak Pemkot Makassar, dalam hal ini Dinas Sosial harus memenuhi kebutuhan pokok masyarakat Makassar.

“Itu stok pangan dicukupi, apalagi untuk kategori miskin dan kalau bisa, sebelum menerapkan itu (PSBB) sembakonya dibagi dulu”, tegas Andi Hadi saat di wawancarai oleh awak media. Kamis (16/4/2020).

Politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kota Makassar itu juga berharap agar dalam pembagian sembako harus melibatkan para RT/RW setempat.

BACA JUGA:  Wujudkan Rasa Kangen Pelanggan, Hana Restaurant Buka Kembali

“Harusnya, karenakan mereka (RT/RW) yang lebih paham dibandingkan Dinsosnya”, harap Andi Hadi.

Sementara, Anggota Komisi A DPRD Kota Makassar, Kasrudi juga meminta Pemkot Makassar bisa melibatka anggota Dewan dalam penyusunan Standar Operasional Prosedur (SOP) PSBB di Kota Anging Mammiri ini.

“Misalnya kita buat SOP orang harus dirumahkan, bagaimana cara menyuplai sembako atau bagaimana cara asupan gizi, banyak hal yang perlu dipikirkan”, ungkap Kasrudi.

“Olehnya itu, saya hanya mau minta, dalam hal penyusunan SOP atau aturan-aturan yang dilakukan terkait PSBB harusnya melibatkan kami (Dewan)”, tutup Kasrudi.(As)

‘PostBanner’

Comment