by

Saat Corona Melanda Sulsel, Dikabarkan Gubernur Usulkan Ganti Pj Walikota Makassar

Iqbal Suhaeb (ist)

Smartcitymakassar.com – Makassar. Saat pademi virus Corona masih melanda provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel), dikabarkan Gubernur Sulsel ternyata telah mengusulkan 3 nama pengganti PJ Walikota Makassar ke Kementerian Dalam Negeri.

Seperti diketahui, Sulsel sendiri saat ini masih diurutan ke-5 pasien positif Corona di Indonesia. Berdasarkan update data virus corona atau covid-19 di Sulawesi Selatan (Sulsel) hingga Rabu (15/4/2020) pukul 18.54 WITA, dilansir dari laman resmi Sulsel Tanggap Covid-19, ODP (Orang Dalam Pemantauan) tercatat 2752 dimana 573 (20.8%) Proses Pemantauan dan 2179 (79.2%) Selesai Pemantauan. Sedangkan PDP (Pasien Dalam Pengawasan) tercatat 427 dimana 209 (48.9%) Dirawat, 196 (45.9%) Sehat, dan 22 (5.2%) meninggalkan. Sementara itu kasus positif Corona tercatat 240 dimana 176 (73.3%) Dirawat, 42 (17.5%) Sembuh dan 22 (9.2%) Meninggal.

‘FooterBanner’


Anggota Fraksi Golkar DPRD Sulsel, Rahman Pina, melalui keterangan tertulis, menyampaikan Gubernur Sulsel, Nurdin Abdullah sudah mengusulkan tiga nama ke Mendagri calon pengganti Iqbal Suhaeb sebagai Pj Wali Kota Makassar.

Rahman Pina mengatakan tidak ada nama Iqbal Suhaeb yang dikirim ke Jakarta.

Adapun ketiga nama calon pengganti Iqbal Suhaeb diantaranya: Kepala Bappeda Sulsel, Prof Yusran Sofyan, Kadis PU Bina Marga Sulsel, Prof Rudy Djamaluddin, dan Kadis Pariwisata Sulsel, Denny Irawan.

Menyikapi putusan gubernur untuk melakukan pergantian Pj Walikota, menurut Rahman Pina, pihak DPRD Sulsel tak mempersoalkan.

BACA JUGA:  Rekomendasi Golkar Mengarah ke Irman YL? Wahab Tahir: Tinggal Menunggu Pasangannya

“Itu ranah eksekutif, domain prerogatif Pak Gubernur. Harapan kita tentu sama dengan keinginan publik Makassar. Siapapun Pj walikota, bisa melayani dengan baik. Pemimpin untuk semua golongan, dan paling penting, punya kewibawaan yang kuat untuk memimpin pemerintahan,” kata Rahman Pina.

Menurut Rahman Pina selama kepemimpinan Iqbal Suhaeb ada delegitimasi kewibawaan pemerintahan, Itu bisa dilihat dengan adanya aksi demo satpol di rujab walikota, protes terbuka pejabat pemkot atas pelantikan pejabat di lingkup pemprov.

“Ini menandakan, kepemimpinan lemah, sementara kota Makassar dibutuhkan karakter pemimpin tegas, apalagi menghadapi pandemi Covid-19, dimana Makassar menjadi zona merah episentrum di Sulsel,” kata Rahman Pina.

Menanggapi kabar pergantian dirinya, Penjabat Wali Kota Makassar, Iqbal Suhaeb, mengaku siap andai diganti atas usulan Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah.

“Jabatan ini amanah jadi saya harus tunduk terhadap putusan pimpinan kapan saja silakan,” kata Iqbal Suhaeb, Rabu (15/4/2020).

“Saya ini stafnya Gubernur, saya mendapat amanah juga karena beliau. Jika pun hari ini Gubernur ingin mengganti saya, Insya Allah saya legowo,” tegas Iqbal.

Menurut Iqbal, sebagai Pj Wali Kota Makassar, ia telah melaksanakan program kerja daerah, sesuai dengan prosedur dan mekanisme yang ada.

Sebagai informasi, Iqbal .enjabat PJ Wali Kota Makassar sejak 13 Mei 2019 hingga saat ini. (Aan/Ip)

‘PostBanner’

Comment