by

Legislator Ingatkan Pemkot, Jangan Sampai Ada Keributan Saat PSBB Berlaku

Wakil Ketua 1 DPRD Kota Makassar, Adi Rasyid Ali (ARA).(ist)

Smartcitymakassar.com – Makassar. Pemberlakuan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Kota Makassar. Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar rencananya untuk mengusulkan ke Pemerintah Pusat pada hari ini (Selasa, 14 April 2020).

Pernyataan itu disampaikan langsung oleh Pejabat (Pj) Walikota Makassar, Iqbal Samad Suhaeb, setelah rapat koordinasi dengan Forkopimda, pada Senin (13/4/2020) kemarin.

‘FooterBanner’


Menggapi soal PSBB di Kota Daeng ini, Wakil Ketua I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Makassar, Adi Rasyid Ali atau yang kerap disapa ARA mengatakan bahwa Pemerintah kota harus siap ketika PSBB sudah diterapkan.

“Kalau saya PSBB dilaksanakan tapi (bantuan) sembako harus jalan,” jelas ARA saat ditemui di Kantor DPRD Makassar, Selasa (14/4/2020).

Menurut ARA, persiapan penerapan PSBB mestinya telah terkoordinasi dengan baik mulai dari sekarang, karena akan banyak dampak yang ditimbulkan kepada masyarakat nantinya.

“Jangan Pemkot mengajukan PSBB, tapi yang dibawah ini harus bisa terus berkoordinasi dengan baik antara Camat, Lurah dan RT/RW,” tambah ARA.

BACA JUGA:  Dukung Bantuan Kemanusiaan dan Penanganan Covid-19, Coca-Cola Serahkan Satu Unit Ambulans ke PMI

Selain itu, Legislator fraksi partai Demokrat Kota Makassar itu juga mengingatkan Pemkot harus intens sosialisasi mengenai dampak baik-buruknya agar tidak terjadi keributan di masyarakat.

“Jangan sampai PSBB yang ditau cuma yang diatas nanti, bisa menjadi keributan lagi kalau yang dibawa, bukan lagi Corona yang dihadapi, tapi keributan karena lapar,” tegas ARA.

Ditempat terpisah, Ketua Komisi D DPRD Kota Makassar, Abdul Wahab Tahir menerangkan jika penerapan PSBB adalah langkah yang tepat untuk memutus mata rantai virus Corona di Kota Makassar.

“Makassar ini adalah episentrum penyebaran Covid-19, tidak sedikit orang dari daerah positif virus Corona karena dia dari Makassar, jadi saya nyatakan kalau ini keadaannya luar biasa kerjanya jangan biasa – biasa saja,” tutup Wahab.(As)

‘PostBanner’

Comment