by

Pemprov Sulsel Akan Terapkan PSBK, Ini Kata Prof. Ilmar

Prof. Dr. Aminuddin Ilmar (ist)

Smartcitymakassar.com – Makassar. Dampak kasus penyebaran Covid-19 di Sulawesi selatan (Sulsel) dan beberapa Kota/Kabupaten yang terus meningkat membuat pemerintah akan menerapkan Pembatasan Sosial Berskala Kecil (PSBK).

Namun, penerapak PSBK ini tidak didukung dalam regulasi yang ada, dalam undang – undang nomor 6 Tahun 2018 tentang “kekarantinaan kesehatan”, tidak ada disebutkan soal PSBK, tapi yang ada hanyalah Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), seperti yang dilakukan DKI Jakarta saat ini.

‘FooterBanner’


Menaggapi soal PSBK yang akan dilakukan oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulsel dan Pemerintah Kota (Pemkot), Dosen Fakultas Hukum Tata Negera, Universitas Hasanuddin (Unhas) Makassar Prof. Dr. Aminuddin Ilmar menjelaskan jika ini semacam “uji coba”.

“Kalau saya melihat ini (PSBK), upaya awal yang mungkin mau dilakukan namun belum disertai dengan persetujuan menteri Kesehatan, sehingga terkesan bagi saya semacam ujicoba nanti kalau tidak efektip dilapangan, baru mungkin dilakukan PSBB”, jelas Prof Ilmar sapaannya, saat dikonfirmasi via WhatsApp. Minggu (12/4/2020), jam 21.30 malam.

Padahal, kata prof Ilmar, sebenarnya Pemprov maupun Pemkot kalau sudah melakukan PSBB, itu bisa dilakukan juga secara bertahap.

BACA JUGA:  Gerak Cepat Pertamina Tanggulangi Tumpahan Minyak di Pesisir Pantai Makassar

Selain itu, prof Ilmar menilai jika Pemprov maupun Pemkot memang belum mengajukan permohonan untuk PSBB di Sulsel, menurut prof Ilmar, sikap pemerintah yang diambil sekarang ini, masih melakukan upaya dini.

“Kan istilah PSBK itu tidak ada, yang ada PSBB, kalau saya menangkap, sepertinya Pemprov maupun kota belum mengajukan permohonan kepada menteri Kesehatan yang disertai dengan kajian dan alasan kenapa harus PSBB”, kata Prof Ilmar.

“Kalau saya melihat, ini sepertinya masih mencoba melakukan upaya secara dini dengan menerapkan apa yang disebut PSBK, padahal istilah tersebut dalam ketentuan yang sudah dikeluarkan itu tidak, yang ada hanyalah PSBB”, tambah.Prof Ilmar.

Akan tetapi, Prof Ilmar selalu berprasangka baik kepada Pemda, khususnya gugus tugas yang tidak mungkin mau mengambil langkah yg tidak tepat dalam penanganan kasus Covid-19.

“Tapi, kasusnyakan jelas, kita menghadapi penyebaran yang begitu cepat sehingga membutuhkan langkah yang cepat pula untuk menghambat laju penyebaran virus tersebut (virus Corona)”, pungkas Prof Ilmar.(As)

‘PostBanner’

Comment