by

FE UNM Gelar Kegiatan Distribusi Sembako Bagi Mahasiswa

Tampak Dekan FE UNM (kanan) dan Wakil Dekan 2 FE UNM di sela-sela kegiatan distribusi paket sembako (IST/JOE)

Smartcitymakassar.com – Makassar. Bertempat di Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Makassar (FE UNM), Senin (13/4), sejumlah pimpinan fakultas termasuk Dekan Prof. Dr. Thamrin Tahir, M.Si., Wakil-Wakil Dekan, Ketua Jurusan dan Prodi dan dosen mengadakan acara sosial yang ditujukan khusus bagi mahasiswa FE UNM.

Acara tersebut adalah kegiatan penggalangan dana dirangkaikan distribusi sembilan bahan pokok (sembako) bagi mahasiswa FE UNM berasal dari luar Propinsi Sulawesi Selatan yang tidak dapat mudik terkait kejadian luar biasa (KLB) Covid-19 saat ini.

‘FooterBanner’


“Kami selaku perwakilan FE UNM melakukan kegiatan ini utamanya untuk membantu anak-anak kami yang tidak mudik dalam hal memenuhi kebutuhan harian mereka di tengah pandemi Covid-19 yang sedang terjadi”, ujar Dr. Basri Bado, M.Si. selaku Wakil Dekan 2 FE UNM.

Dr. Basri juga mengatakan bahwa saat ini banyak kebutuhan pokok maupun barang lainnya umumnya mengalami peningkatan pada harga dan kelangkaan pada jumlah atau stok.

Sementara, dana yang berhasil dikumpulkan tersebut bersumber dari inisiatif para dosen di FE UNM secara sukarela.

BACA JUGA:  Pertamina MOR VII Gelar Shalat Bersama dan Pembagian Hewan Kurban

“Kami para dosen sepakat untuk melakukan patungan dana pribadi, kemudian kami kelola dana tersebut hingga kami mampu belanja beberapa paket sembako,” ungkap Basri.

Pada kegiatan awal ini, FE UNM mampu menyalurkan 100 paket sembako kepada mahasiswanya terdiri dari 5 kilogram beras, 10 bungkus mie instan, sabun, masker, vitamin, dan berbagai kebutuhan pokok lainnya.

“Kegiatan ini merupakan salah satu bentuk kepedulian kami kepada anak-anak mahasiswa kami. Kami sangat bersyukur kepada Tuhan YME, kegiatan ini berjalan tanpa ada kendala dan sangat berharap bahwa kegiatan ini ke depan tetap dilanjutkan. Selain itu, harapan kami yang lain adalah dengan bantuan ini, mudah-mudahan para mahasiswa yang tidak mudik terbantu dan untuk tetap berada di rumah hingga pandemi Covid 19 ini berakhir”, tutup Basri. (**)

‘PostBanner’

Comment