by

Sindir Gubernur Sulsel, Yuslim Patawari: Berhenti Jadi Kepala Daerah Kalau Tak Bisa Lindungi Rakyatnya

Andi Yuslim Patawari (int)

Smartcitymakassar.com – Makassar. Terkait dengan penanganan penyebaran virus Corona atau Covid-19 di Sulawesi Selatan (Sulsel), Mantan Dewan Pakar ICMI Pusat, Andi Yuslim Patawari menilai Pemprov Sulsel terkesan lambat mengantisipasi penyebaran Covid-19. Menurutnya, dengan situasi darurat bencana saat ini, gubernur harus bertindak cepat.

“Lakukan apa saja caranya, karena gubernur punya kekuasaan, jangan hanya mengimbau. Gubernur harus memerintahkan seluruh aparatnya bergerak. Berhenti jadi kepala daerah kalau tidak bisa lindungi rakyatnya,” kata Yuslim, Selasa (7/4/2020).

‘FooterBanner’


Yuslim mengatakan semua ini, semata-mata untuk persoalan kemanusian, sehingga harus gerak cepat.

“Saya sangat khawatir karena saya tahu potensi yang akan terjadi dan BIN (Badan Intelijen Nasional) sudah paparkan hal tersebut, tapi kenapa kesannya Pemprov Sulsel tidak serius merespon,” ujar mantan Ketua DPP KNPI Pusat ini.

BACA JUGA:  Mendagri Beri Arahan Terkait Persiapan Pilkada Serentak 2020 Sulsel

Lanjut Yuslim, memakai masker itu hanya salah satu cara pencegahan penularan, kalau masker pun susah didapat maka pemerintah harus intervensi.

“Tidak ada alasan tidak ada stock, buatkan masker kain. Banyak tukang jahit yang bisa buat, tinggal dikoordinir sehingga mereka juga bisa diberdayakan. Jika pemerintah tidak mampu membagikan masker secara gratis, maka harus menjamin ketersediaan masker dengan harga terjangkau. Jangan anggap remeh virus corona ini,” pungkasnya. (Aan/Ip)

‘PostBanner’

Comment