by

Trump ‘Serang’ WHO di Tengah Pandemi Corona

Donald Trump (int)

Smartcitymakassar.com – Washington. Kamis (9/4) menandai 100 hari sejak China memberi tahu Organisasi Kesehatan Sedunia (World Health Organization/WHO) bahwa negara itu sedang menghadapi kasus-kasus yang belakangan diidentifikasi sebagai COVID-19, penyakit yang ditimbulkan virus mematikan yang menyebar ke hampir setiap sudut dunia.

Dilansir dari Voa, Presiden Amerika Donald Trump menuduh WHO terlalu bias terhadap China dan mengatakan, badan kesehatan PBB itu seharusnya memperingatkan tentang krisis yang akan datang itu beberapa bulan lebih awal.

‘FooterBanner’


“Mereka salah perkiraan,” cetus Trump tentang WHO, Selasa (7/4).

Pada Rabu (8/4), Menteri Luar Negeri Amerika Mike Pompeo, berdiri di samping Trump, mengatakan organisasi itu “belum mencapai apa yang seharusnya dicapai,” dan bahwa Amerika “sedang mengkaji ulang pendanaan kami,” menguatkan ancaman yang disampaikan Trump sebelumnya pada pekan itu.

BACA JUGA:  Tangani Pengrusakan Hutan, Ini Kata Dinas Kehutanan Sulsel

Salah satu keluhan pemerintah Trump adalah dilarangnya Taiwan bergabung dengan WHO.

Ketegangan antara pimpinan WHO dan Taiwan tampak dalam jumpa pers Rabu (8/4), ketika Dirjen WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus mengatakan ia mendapat penghinaan berbau rasis dari negara pulau itu. (Aan/Ip)

‘PostBanner’

Comment