by

Sulsel Dapat Jatah 158.936 Orang Kartu Prakerja, Ini Penjelasannya

Kartu pra kerja (ilustrasi)

Smartcitymakassar.com – Makassar. Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) mendapat jatah kartu prapekerja sebanyak 158.936 orang dari pemerintah pusat sebagai upaya mengantisipasi adanya pemutusan hak kerja (PHK) selama pandemi COVID-19. Hal ini diungkapkan Gubernur Sulsel, Nurdin Abdullah.

“Sulsel memiliki kuota pendaftaran sebanyak 158.936 orang. Mohon disampaikan kepada saudara, kerabat dan kenalan anda yang membutuhkan,” kata Nurdin Abdullah di Makassar, Jumat (10/4/2020).

‘FooterBanner’


Menurut Nurdin Abdullah, saat ini Program Kartu Prakerja diperioritaskan bagi mereka yang terkena PHK atau dirumahkan oleh perusahaan tempatnya bekerja.

“Ini adalah program dari pemerintah pusat yang memberikan pelatihan online, insentif uang saku dan di akhir pelatihan akan mendapat sertifikat,” kata Nurdin.

Nurdin lanjut menjelaskan, melalui Kartu Prakerja, masyarakat akan mendapatkan pelatihan online dengan fasilitas perorangan senilai Rp3.550.000 untuk empat bulan. Dengan masa pelatihan yang perinciannya Rp1.000.000 untuk anggaran pelatihan, Rp2.400.000 untuk uang saku dan Rp150.000 untuk survei.

Bagaimana Cara Mendaftar?

Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Sulsel, Darmawan Bintang mengemukakan pendaftaran bisa dilakukan melalui dinas tenaga kerja kabupaten/kota, perwakilan Kementrian Tenaga Kerja di masing-masing kabupaten dan website di http://www.prakerja.go.id

BACA JUGA:  Wakapolda Sulsel Buka Lomba Tembak Reaksi Lv.I dan Tactical Challange HUT Brimob Ke-75 Tahun 2020

“Informasi yang kami terima, website ini akan bisa diakses pada 13 April nanti, jadi juga bisa daftar sekarang lewat dinas tenaga kerja kabupaten/kota masing-masing,” katanya.

Darmawan menyebutkan pihaknya telah mengirim 6.000 data calon penerima Kartu Prakerja dari 11 kabupaten/kota pada 4 April lalu dan kembali akan mengirimkan data tahap II sekitar 3.000 nama.

“Ini data kami peroleh dari kabupaten, saya minta data 3.000 pekerja itu dikirim hari ini,” katanya sambil mengatakan bagi yang mau daftar mandiri silahkan daftar online.

Sebenarnya menurut Darmawan, program ini direncanakan akan diluncurkan pada Mei 2020, namun pandemi corona mengakibatkan perekonomian melemah dan sangat berimbas bagi pekerja hampir di semua sektor pekerjaan. (Aan/Ip)

‘PostBanner’

Comment