by

Riwayat Ikut Ijtimah Ulama di Gowa, Otoritas Kesehatan di Thailand: 42 dari 76 Orang yang Kembali di Tes dan Positif Corona

Ijtimah ulama di Gowa Sulsel (int)

Smartcitymakassar.com – Bangkok. Lembaga kesehatan Thailand menyatakan sebanyak 42 dari 76 penduduk yang kembali dari kegiatan Ijtima Dunia yang digelar di Gowa, Sulawesi Selatan, dinyatakan positif virus corona.

Pernyataan tersebut seperti dilansir Associated Press, Kamis (9/4/2020), dengan judul ‘42 Thais who went to Indonesian religious meeting have virus’.

‘FooterBanner’


Adapun kelompok Jemaah tersebut tiba di Thailand pada Senin lalu menggunakan penerbangan pesawat sewaan. Sebanyak 42 orang di antaranya dinyatakan positif virus setelah hasil pemeriksaan dipaparkan sehari kemudian.

Berikut isi selengkapnya pemberitaan tersebut:

Otoritas kesehatan di Thailand mengatakan lebih dari separuh orang yang kembali dari perjalanan ke pertemuan keagamaan massal di Indonesia telah ditemukan terinfeksi virus corona. 42 dari 76 peziarah Muslim yang semuanya lelaki yang tiba dengan penerbangan charter pada hari Senin ditemukan membawa virus ketika mereka dites pada hari Selasa.

Thailand pada hari Rabu mengkonfirmasi 111 kasus virus corona baru, termasuk 42 yang kembali, sehingga total negara menjadi 2.369. termasuk 30 kematian.

Adapun Kelompok Muslim telah melakukan perjalanan ke pulau Sulawesi di Indonesia pada 17 Maret 2020 untuk menghadiri acara yang diselenggarakan oleh Jamaat Tabligh, gerakan misionaris Muslim.

Lebih dari 8.000 peziarah dilaporkan telah tiba di lokasi pertemuan pada saat para pejabat membatalkan acara tersebut, dengan alasan bahaya kesehatan.

Pertemuan 19-22 Maret di sekolah asrama di daerah pedesaan di provinsi Sulawesi Selatan dibatalkan setelah menjadi jelas bahwa acara serupa yang diadakan tiga minggu sebelumnya di Malaysia adalah sumber lebih dari 600 infeksi. Diperkirakan 16.000 orang menghadiri acara Malaysia, dan peserta yang terinfeksi di sana ditemukan sekembalinya ke Brunei, Kamboja, Filipina, Singapura, Thailand, dan Vietnam.

Ratusan orang yang datang untuk acara di Sulawesi dikarantina di sebuah hotel setelah dibatalkan.

Orang Thailand yang kembali ke rumah mereka di selatan negara itu dikarantina di provinsi mereka sendiri, sementara mereka yang dites positif dikirim ke rumah sakit. Di provinsi Songkhla, yang menampung jumlah terbesar, mereka yang kembali ditahan di asrama di dalam kompleks olahraga.

BACA JUGA:  (Video) Polresta Gowa Gelar Razia Kendaraan, Ini Lokasinya

Sebagai informasi, Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) diketahui telah menunda kegiatan tablig ijtima se-Asia di Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan. Sebanyak 8.223 peserta akan dipulangkan, sedangkan 411 warga negara asing (WNA) dari jumlah tersebut akan diisolasi terlebih dahulu.

“Jadi tadi kita sudah sepakat oleh Panglima Kodam XIV Hasanuddin akan kolaborasi dengan Bapak Kapolda, yang pertama kita mengisolasi dulu WNA, itu ada 411 orang dari 6 negara,” ujar Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah di kediamannya, Jalan Jenderal Sudirman, Makassar, Kamis (19/3/2020).

“Itu kita sudah siapkan lokasi (isolasi) kita punya hotel. Mereka ada yang dari Bangladesh, Malaysia, Thailand, Pakistan, ada Singapura,” sambung Nurdin Abdullah.

Nurdin menyebut peserta ijtima Asia di Gowa semuanya berjumlah 8.223 orang. Peserta terbanyak berasal dari wilayah Kalimantan Timur.

“Kalimantan Timur, itu 1.322 (orang),” pungkasnya.

Sebelumnya, Kepala kantor Imigrasi Makassar, Andi Pallawarukka mengatakan, Warga Negara Asing (WNA) peserta ijtima dunia zona Asia 2020 masuk ke Makassar melalui pintu penerbangan domestik di bandara internasional Sultan Hasanuddin, bukan pintu penerbangan internasional.

Itulah makanya, kata Pallawarukka, tiap WNA yang datang ini tidak langsung diketahui di awal kedatangannya karena tidak melalui pemeriksaan imigrasi.

“Rata-rata WNA ini masuk ke Indonesia melalui bandara Soekarno-Hatta sehingga langsung diperiksa imigrasi. Makanya saat masuk ke bandara Sultan Hasanuddin, mereka lewat pintu domestik,” kata Pallawarukka.

4 Warga Kaltim Positif

Sementara itu, sebanyak empat orang warga Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, dikabarkan positif terinfeksi virus corona. Keempatnya diketahui punya riwayat perjalanan ke Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan.

Kepastian itu didapat dari hasil pemeriksaan saluran pernapasan atas (swab orofaring).

“Empat warga positif corona miliki riwayat perjalanan ke Kabupaten Gowa mengikuti Ijtima Ulama se-Asia,” ungkap Bupati Penajam Paser Utara Abdul Gafur Mas’ud dalam keterangan pers yang disampaikan di Penajam, Selasa, (7/4/2020). (Aan/Ip)

‘PostBanner’

Comment