by

“Hati-hati”, Ada Oknum Bermain Listrik

Manager Komunikasi PT PLN Sulselrabar, Eko Wahyu Prasongko (ist)

Smartcitymakassar.com – Makassar. Wacana penggunaan listrik gratis di tengah pandemik Covid-19 di Kota Makassar banyak dipercakapkan oleh warga.

Namun beda dengan berbagai berita yang mengatakan listrik gratis untuk semua 450 VA, beberapa warga di sekitar Kelurahan Rappojawa, Kecamatan Tallo justru mengeluhkan hal tersebut.

‘FooterBanner’


Dari pembahasan yang didengar wartawan smartcitymakassar.com, seorang warga mengeluh akibat tidak bisa mengakses listrik gratis yang telah dijanjikan oleh pemerintah melalui PT PLN Sulselrabar.

“Iye, padahal meteranku 450 VA ji, masa tidak dapat, baru ada juga orang bilang, ada bede kodenya kalau mauki dapat listrik gratis”, ucap dengan kecewa salah seorang warga Rappojawa yang enggan memberitahukan namanya. Jum’at (10/4/2020).

Menanggapi hal itu, melalui Manager Komunikasi PT PLN Sulselrabar, Eko Wahyu Prasongko menegaskan jika hal itu tidak benar.

BACA JUGA:  Canangkan Program Interaksi Terbatas, Imunitas Tinggi Berbasis Kearifan Lokal, Ketua TP PKK Makassar Kunjungi Keluruhan Bonto Makkio Rappocini

“Semua warga pengguna meteran 450 VA mendapatkan listrik gratis, dan untuk 900 VA itu dikenakan potongan pembayar 50%(yang bersubsidi)”, tegas Eko sapaan karibnya, saat dikonfirmasi oleh smartcitymakassar.com.

Tak hanya itu, Eko menambahkan, untuk warga pengguna 450 VA sudah bisa dipastikan telah terdaftar di Tim Nasional Percepatan Penanggulangan Kemiskinan (TNP2K).

“Kalau yang pengguna 900 VA, memang harus didata kembali untuk didaftar, dan untuk 450 VA tidak ada lagi neko – neko, itu gratis tanpa embel-embel”, tambah Eko.

“Tapi, kalau ada warga pengguna 450 VA terus masih bayar, artinya ada oknum yang mengambil keuntungan di tengah situasi ini”, pungkas Eko.(As)

‘PostBanner’

Comment