by

Koordinasi dengan Semua Pihak, Pj Walikota Makassar: Kita Harus Hati Hati Putuskan PSBB

Iqbal Suhaeb (ist)

Smartcitymakassar.com – Makassar. Pemerintah Kota Makassar saat mulai membahas penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Kota Makassar, seperti yang kini dilakukan Pemprov DKI Jakarta.

Diketahui, Update data virus corona atau covid-19 di Sulawesi Selatan (Sulsel) hingga Rabu (8/4/2020) pukul 17.41 WITA, dilansir dari laman resmi Sulsel Tanggap Covid-19, di Kota Makassar tercatat 419 ODP, 152 PDP dan 81 positif.

‘FooterBanner’


PJ Wali Kota Makasar Iqbal Suhaeb, terus membahas secara serius terkait penerapan PSBB di Makassar. Setelah rapat koordinasi dengan forkopimda Makassar di Posko Gugus Tugas Covid 19 Makassar di Gedung Serbaguna Jl Nikel Raya, Kecamatan Rappocini, Makassar, Kamis (9/4/2020) hari ini, ia kembali membahasnya bersama Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah, Kapolda Sulsel Irjen Pol Guntur Laupe, Pangdam Hasanuddin Mayjen TNI Andi Sumangerukka, Ketua DPRD Sulsel Ina Kartikasari, serta Kajati Sulsel, serta unsur terkait.

BACA JUGA:  Anggaran COVID-19 Makassar Dinilai Tidak Transparan, Ini Kata ACC

Adapun pertemuan Iqbal dengan Gubernur Sulsel beserta forkopimda tingkat provinsi ini berlangsung di Hotel Four Points By Sheraton, Jl Andi Djemma, Makassar, Kamis (8/4/2020).

PJ Wali Kota Makassar Iqbal Suhaeb saat dikonfirmasi mengatakan, bahwa pemberlakuan PSBB masih ia kaji. Adapun item kajian terkait penerapan PSBB di Makassar, yakni Sumber Daya Manusia (SDM) untuk menyalurkan bahan dapur masyarakat, distribusi, logistik, aparat keamanan, serta kesiapsiagaan tim kesehatan.

“Melihat kondisi Makassar saat ini, tentu ada isyarat menerapkan kebijakan itu (PSBB), walau begitu kita juga membutuhkan supporting pemprov dan pusat,” katanya.

Iqbal menjelaskan sebenarnya PSBB telah diterapkan di Makassar, namun belum dikuatkan secara payung hukum. Ia pun mengaku tidak ingin gegabah dalam mengambil keputusan, olehnya pihaknya sangat berhati-hati lakukan keputusan terkait PSBB. (Aan/Ip)

‘PostBanner’

Comment