by

Sudah 68 Positif Corona di Makassar, Ini Kata Pj Walikota

Pejabat (Pj) Wali Kota Makassar Iqbal Suhaeb (int)

Smartcitymakassar.com – Makassar. Kota Makassar menjadi daerah dengan kasus pasien positif corona terbanyak di Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel). Diketahui, dari 112 orang positif corona, berdasarkan data covid19 Sulselprov terbaru, 68 orang positif Corona di Makassar.

Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar pun telah memetakan empat zona wilayah yang masuk daerah rawan berdasarkan identifikasi Covid-19, yang meliputi empat kecamatan.

‘FooterBanner’


Pejabat (Pj) Wali Kota Makassar Iqbal Suhaeb mengatakan, ada empat kecamatan yang paling dominan dalam penyebaran virus corona di Makassar, yakni Kecamatan Rappocini, Panakukang, Manggala, dan Tamalate. Dari tracking atau pelacakan di lokasi tersebut dibagi beberapa klaster seperti klaster umrah terakhir yang pulang melalui tujuh travel dari empat perusahaan yang sudah terlacak.

“Klaster umrah terakhir sangat dominan riwayatnya dari situ,” kata Iqbal Suhaeb, Senin (6/4/2020).

Selanjutnya kata Iqbal, klaster pertemuan ibadah di Kabupaten Muna, Raha, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra), dengan tracking dari klaster Bogor. Sebab, sudah ada dua kasus meninggal dunia pada klaster tersebut.

Lebih lanjut Iqbal menjelaskan, klaster Ijtima Zona Asia 2020 di Pakatto, Kabupaten Gowa. Meski demikian pelacakan kontak tidak terlalu besar pada klaster ini.

BACA JUGA:  DPRD dan Pemkot Makassar Sepakat Hadirkan RPH Modern, Ini Alasannya

“Ada beberapa pasien meninggal dunia di klaster Muna ini dan paling dominan, sedangkan Itjima masih dikategorikan kecil,” ujarnya.

Sementara itu, Gugus Tugas Penanganan Corona virus Disease (Covid-19) Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) menyebut jumlah kasus corona di wilayah Sulsel hingga Senin, (6 /4/2020), bertambah 30 orang dan secara keseluruhan mencapai 112 orang positif corona.

Diketahui, dari 112 orang positif corona, berdasarkan data covid19 Sulselprov, 68 orang positif Corona di Makassar.

“Ada penambahan jumlah positif 30 orang, jadi total 112 orang. 50 persen itu dari Makassar, kontaknya adalah histori lokal transmisi (penularan lokal),” kata Kepala Dinas Kesehatan Sulsel M Ichsan Mustari saat video confrence di Makassar, Senin (6/4/2020) malam, samabil menjelaskan, penularan lokal di Makassar itu berasal dari kontak dengan kerabat dan temannya, sehingga penambahan kontak itu terjadi secara berantai.

Sebagai informasi, berdasarkan data terbaru http://www.covid19.sulselprov.go.id, 6 April 2020, untuk data di Sulsel positif COVID-19 berjumlah 112 orang, sembuh 19 orang. Sementara meninggal dunia tercatat 20 orang, dengan rincian sembilan positif dan 11 orang pasien dalam pengawasan (PDP). (Aan/Ip)

‘PostBanner’

Comment