by

Pejabat Pemkot Meninggal Dunia dalam Status PDP Covid-19, Ini Harapan Dewan

Anggota DPRD Kota Makassar, Azwar ST(kanan).(ist)

Smartcitymakassar.com – Makassar. Setelah salah satu pejabat Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar meninggal dunia dengan status Pasien Dalam Pengawasan (PDP) kasus Covid-19, Pemkot Makassar akan melakukan sterilisasi di ruang lingkup kerja, serta tempat – tempat yang almarhum telah kunjungi beberapa hari terakhir.

Tak hanya itu, Pejabat (Pj) Wali Kota Makassar, Iqbal Samad Suhaeb juga menyampaiakan, akan melakukan rapid test kepada orang – orang yang telah kontak langsung dengan almarhum.

‘FooterBanner’


Terkait meninggalnya salah satu pejabat Pemkot, Anggota Dewan Pwrwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Makassar, Azwar ST menyampaikan bela sungkawa atas kematian almarhum, menurutnya doa terbaik saat ini untuk beliau.

“Supaya beliau bisa mendapat tempat yang layak disisi Allah SWT”, harap Azwar, saat dikonfirmasi via telpon. Selasa (7/4/2020).

BACA JUGA:  Soal Buka Sekolah di Kota Daeng, Dewan: Tunggu Keputusan Pusat

Olehnya itu, legislator fraksi Partai Keadilan Sejahterah (PKS) Kota Makassar itu menegaskan agar orang – orang yang ikut rapat, atau yang pernag bersentuhan langsung dengan almarhum, harus karantina mandiri.

“Harus itu (karantina) orang – orang yang telah kontak dengan almarhum dalam 2 pekan kemarin, dan saya kita Ketua gugus penanggulangan Covid-19 di Kota Makassar mesti tegas soal hal ini”, pungkas Azwar.

Untuk diketahui, pejabat Pemkot Makassar yang meninggal dunia dalam status PDP Covid-19 adalah Kepala Bagian (Kabag) Bantuan Hukum, Bagian Hukum Pemkot Makassar.(As)

‘PostBanner’

Comment