by

Bupati Adnan Tegaskan Tak Akan Tutup Akses Jalan Masuk dan Keluar Kabupaten Gowa

Bupati Gowa Sulsel, Adnan Purichta Ichsan (int)

Smartcitymakassar.com – Gowa. Bupati Gowa Sulsel, Adnan Purichta Ichsan menegaskan tidak mengambil kebijakan lockdown atau melarang warga untuk masuk ke wilayahnya. Menurutnya, daerahnya terhubung dengan delapan kabupaten.

“Yang pertama yang ingin saya sampaikan, lockdown itu wewenang pemerintah pusat. Kalau misalnya kita lakukan lockdown, bagaimana dengan delapan daerah yang akan ke Makassar, pasti terputus,” ujar Adnan Purichta Ichsan saat video konferensi di Gowa, Minggu (29/3/2020).

‘FooterBanner’


Adnan menyatakan di wilayahnya ada banyak jalan nasional karena menghubungkan delapan kabupaten tersebut. Ia mencontohkan Kabupaten Takalar, Jeneponto, Bantaeng, Bulukumba, Selayar, Sinjai semuanya dilalui melewati jalan nasional yang ada di Kabupaten Gowa.

“Nah kalau kita lockdown, mereka mau lewat mana kalau mau ke Kota Makassar. Ada banyak kebutuhan dan kepentingan warga beberapa daerah itu di Makassar dan mereka harus lewat Gowa,” katanya.

Sehingga, lanjut Adnan, langkah yang dilakukan pemerintah khususnya Kabupaten Gowa semua usaha-usah dan warung-warung tetap buka. Hanya saja, tidak boleh berkumpul di tempat tersebut, boleh membeli makanan tetapi hanya dibungkus dan bawa ke rumah.

BACA JUGA:  Canangkan Program Interaksi Terbatas, Imunitas Tinggi Berbasis Kearifan Lokal, Ketua TP PKK Makassar Kunjungi Keluruhan Bonto Makkio Rappocini

“Yang tidak boleh itu kalau tempat makan buka dan pembelinya makan dan minum di tempat tersebut. Begitupun dengan warkop-warkop tidak boleh lagi ada yang ngopi dan berkumpul di warkop. Kalau ada didapatkan seperti itu, maka Satpol PP dan aparat kepolisian akan membubarkan,” pungkasnya.

Sebagai informasi, berdasarkan data pantauan COVID-19 Di Sulsel, Minggu (29/3/2020) pukul 19:36 WITA, sudah 6 orang positif Corona. Sementara itu Orang dalam Pemantauan (ODP) sebanyak 7 orang dan Pasien dalam Pengawasan (PDP) berjumlah 8 orang.

Sementara untuk wilayah Sulsel keseluruhan, pasien positif Corona berjumlah 48 orang, ODP 496 dan PDP 92 orang. Adapun kasus positif Corona terbanyak di Sulsel dari Kota Makassar yang berjumlah 35 orang. (Ar/Ip)

‘PostBanner’

Comment