by

Beredar Kabar Driver Online Terjangkit Covid-19 di Makassar, Moja: Itu Hoaks

Ketua Driver Online Individu, Mujahidin (Moja) saat memperlihatkan hasil tes Medical cek Rumah Sakit Dr. Wahidin Sudirohusodo, bahwa Negative Covid 19.(As)

Smartcitymakassar.com – Makassar. Menanggapi pemberitaan terhadap salah satu driver online yang diduga terpapar virus Covid-19 atau yang dikenal virus Corona setelah bersentuhan dengan Menteri Perhubungan (Menhub) RI di bulan lalu dikatan bahwa itu tidak benar dan hoaks

Hal ini disampaikan Ketua Driver Online Individu, Mujahidin atau yang akrab disapa Moja yang menjelaskan bahwa dirinya tidak terpapar virus Corona sebagaimana yang saat ini tersebar di beberapa group WhatsApp dan Facebook sehingga menimbulkan meresahkan warga masyarakat.

‘FooterBanner’


“Itu tidak benar alias hoaks, saya mengklarifikasi yang sebenar-benarnya berdasarkan hasil medical cek RS. Wahidin pertanggal 16/3/2020, kemarin, bahwa saya negatif virus Corona”, jelas Moja saat mengadakan jumpa press di Warkop Sogta, jalan Hertasning 1, Selasa (17/3/2020).

Lebih lanjut, Moja juga membenarkan soal pertemuannya dengan Menhub RI pada 28/2/2020 yang saat ini dikabarkan positif virus Covid-19. Menurut Moja, saat itu dirinya bersama rekan-rekan driver bertemu dengan Menhub di Kampoeng Popsa untuk menyampaikan aspirasi.

BACA JUGA:  Yayasan Muslim Mulia Mandiri Gelar Kegiatan Sarapan Jum'at Pagi

“Jadi, soal pertemuan dengan pak Menhub benar adanya, memang ada sentuhan (salaman) juga saat itu, tapi itu jauh hari saat Menhub dinyatakan Positif Corona”, ungkap Moja.

Disinggung soal foto sakit yang beredar, Moja menegaskan jika foto yang beredar itu diambil beberapa tahun lalu, menurutnya, foto itu dalam situasi saat dirinya terkena tipes.

Selain itu, Moja mengimbau kepada seluruh masyarakat agar tidak lagi percaya atas pemberitaan di sosial media yang tidak benar, terkhusus di Kota Daeng ini.

“Dengan adanya pemberitaan seperti itu (berita hoaks) kami selaku pengemudi online sangat diresahkan, kami khawatir jangan sampai penurunan order itu berkurang”, imbuh Moja.

“Dan kami juga berharap, agar pihak penyedia “Aplikasi” ini khususnya di Makassar, bisa memfasilitasi kami (pengemudi) pencegahan dini, mungkin seperti memberikan head sanitizer dan masker”, pungkas Moja.(As)

‘PostBanner’

Comment