by

Terima Peserta PKP Kemenhub RI, Muh. Ansar Jelaskan Prestasi Pemkot Makassar

IMG-20200312-WA0003-e1584365753734
Keterangan: Sekda Kota Makassar, Muh. Ansar, menerima peserta Studi Lapangan Pelatihan Kepemimpinan Pengawas (PKP) Angkatan 87 Kementerian Perhubungan 2020, di Ruang Sipakatau, Balaikota Makassar, (11/3/2020) / foto: Ist.

Smartcitymakassar.com, Makassar. Sekda Kota Makassar, Muh. Ansar, mengungkapkan, Pemerintah Kota Makassar pernah meraih penghargaan Parasamya Purna Karya Nugraha tahun 2019.

Torehan penghargaan pemerintahan terbaik nasional ini disampaikan saat melakukan penerimaan Studi Lapangan Pelatihan Kepemimpinan Pengawas (PKP) Angkatan 87 Kementerian Perhubungan 2020, di Ruang Sipakatau, Balaikota Makassar, (11/3/2020).

‘FooterBanner’


“Begitu banyak yang datang ke sini, baik dari lembaga pemerintah maupun lembaga lainnya. Mereka ingin melihat langsung keunggulan dan inovasi Pemerintah Makassar, termasuk DKI pernah ke sini. Terkait pengelolaan pemerintahan, memang Kota Makassar telah meraih Parasamya Purnakarya Nugraha,” ungkap Ansar.

Penghargaan itu, kata Ansar, diberikan setelah tiga kali berturut-turut masuk terbaik nasional Laporan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah (LPPD). Sedangkan adipura yang juga merupakan penghargaan bergengsi nasional hanya menjadi salah satu kriteria, dari sekian banyak kriteria untuk meraih LPPD.

Karena itu, Ansar menyampaikan apresiasinya kepada peserta PKP bahwa dipilihnya Makassar menjadi lokus studi sudah sangat tepat.

BACA JUGA:  Dapat Urut 2, Jubir Appi - Rahman: Simple, Sering Diidentikkan dengan 'Victory'

“Bukan kapasitas kami mengatakan organisasi pemerintahan kami telah berjalan dengan baik, tapi silahkan dilihat langsung di lapangan seperti apa,” pungkas Ansar.

Rombongan peserta PKP ini terdiri dari 40 orang dan 7 orang pendamping. Untuk studi lapangan dibagi menjadi 2 kelompok, yakni 20 orang mengambil lokus PM-PTSP, dan sisanya di Balitbangda Kota Makassar.

Sebelumnya, ketua rombongan yang juga Kepala Bidang Sub Diklat Struktural dan Fungsional Pusat Pengembangan SDM, Sigit Witarso, mengaku tertarik menjadikan Makassar sebagai tempat studi selama 3 hari dikarenakan keberhasilan pemerintahan dalam mengelola manajemen organisasi pemerintahan.

“Kami berharap dapat menimbah ilmu terkait inovasi serta capaian dalam mengelola organisasi dan kinerja dari Pemkot Makassar. Karena kami tahu Pemkot Makassar ini memiliki beragam inovasi dan banyak mendapat penghargaan nasional,” tuturnya.** (Ib)

‘PostBanner’

Comment