by

10 Tahun Jadi Penyelenggara, Fatma: Saya Tidak “Pernah” Tenang

Komisioner KPU Sulsel, Fatmawati.(As)

Smartcitymakassar.com – Makassar. Menjelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) seretak 2020 mendatang, Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Sulawesi Selatan (Sulsel), bersama Poros Pemuda Indonesia (PPI) gelar Diskusi Pilkada di Warkop Cappo, jln Alauddin, Kamis (27/2/2020).

Dialog Publik ini mengangkat tema “Menguji Independensi PPK Hasil Rekrutmen KPUD Dalam Pilkada Serentak 2020”.

‘FooterBanner’


Komisioner KPU Sulsel, Fatmawati menjelaskan, dalam rekrutmen Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) kali ini melakukan sistem ujian Computer Assisted Test (CAT).

“Sistem CAT ini, kami di KPU Sulsel perjuangkan dalam tes ujian PPK, ini untuk meminimalisir bentuk – bentuk kecurangan dalam perekrutan PPK ini, kan hasilnya itu langsung terlihat, jadi tidak bisa lagi di ubah nilainya, dari pihak – pihak tertentu,” jelas Fatma.

Selain itu, Fatma menceritakan jejak kerjanya selama 10 tahun menjadi penyelenggara Pilkada, ia mengatakan jika dirinya tidak pernah tenang.

BACA JUGA:  Faisal Basri: Luhut Panjaitan Lebih Berbahaya dari Coronavirus

“Saya selama 10 tahun sebagai penyelenggara, itu hidup saya tidak tenang, banyak yang selalu menemui saya untuk kepentingan tertentu, tapi kita harus punya trik, serta strategi yang salah satunya, harus mengajarkan mereka tentang aturan undang – undang,” tegas Fatma.

“Dan untuk nanti teman – teman PPK yang akan dilantik pada 29 Februari, jangan sudah bisa santai, disinalah mereka (PPK) akan di ujian soal intergritasnya, soal kapabilitasnya, bagaimana mengurus administrasi, bagaimana berbicara kepada orang,” tambah Fatma.

Selain Komisioner KPU Sulsel, turut hadir Koordinator Pengawasan Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Sulsel, Amrayadi, Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sulsel, Fatmawati, Ketua Harian KNPI Sulsel, Ar Sony.(As)

Advertisements
‘PostBanner’

Comment