by

Tuntut Dugaan Korupsi RS Mallomo, Aliansi Peduli Rakyat Gelar Unjuk Rasa

Aksi unjuk rasa Aliansi Mahasiswa Peduli Rakyat di Kejati Sulsel (ist)

Smartcitymakassar.com – Makassar. Aliansi Mahasiswa Peduli Rakyat Melakukan Aksi unjuk rasa di depan kantor Kejaksaan Tinggi Sulsel di jalan Urip Sumoharjo, Jum’at (21/02/2920) siang tadi.

Dalam aksinya mereka menuntut pihak kejaksaan tinggi untuk segera turun melakukan penyidikan dan penyelidikan terkait dugaan tidak pidana korupsi pada proyek pembangunan Rumah Sakit Nenek Mallomo tahun anggaran 2018 pada kegiatan perawatan rawat inap pada kelas 1,2,dan 3 (lanjutan lantai 2 dan pembangunan dua lantai) yang di duga dikerja asala asalan dan tidak sesuai volume. Sehingga terindikasi merugikan keuangan negara.

‘FooterBanner’


Aksi ini dipimpin oleh ketua Ampera Abduh, selain melakukan unjuk rasa dan berorasi secara bergantian mereka secara simbolis juga melaporkan kasus tersebut secara resmi di Kejaksaan Tinggi Sulsel.

Perlu diketahui bahwa proyek pembangunan RS. Rumah sakit mallomo TA/2018 pada kegiatan perawatan dan rawat inap kelas 1,2,dan 3 (lanjutan lantai dua dan pembangunan kantai 2) di kerjakan oleh PT. Karya Pembanguna Rezki dengan Anggaran sebesar Rp. 13.589.000.000,00 yang di duga tidak sesuai dengan Volume berdasarkan hasil investigasi AMPERA serta hasil Audit LHP BPK.

BACA JUGA:  Pasca Meninggalnya Bupati Morowali Utara, Wartawan Lakukan Isolasi Mandiri

“Aksi ini adalah Aksi prakondisi, mereka akan kembali mendatangi kantor kajati sulsel untuk mengawal dugaan permufakatan jahat (Extra ordinary crime) pada proyek pembangunan RS. Mallomo kabupaten sidrap sampai tuntas, guna mengawal penegakan supremasi hukum di Republik ini terkhusus sulawesi selatan. Serta menyatakan dengan tegas. Karna kami menolak Korupsi menjadi bagian dari pada identitas sulawesi selatan terkhusus kabupaten Sidrap,” ucap Abduh.

Aksi unjukrasa yang digelar AMPERA berlangsung tertib dan damai, setelah mereka berorasi secara bergantian mereka membubarkan diri dengan, dan mengancam akan kembali mendatangi Kajati Sulsel untuk mempertanyakan sejah mana perkembangan kasus tersebut. (As)

Advertisements
‘PostBanner’

Comment