by

Beberapa Parpol di Sulsel Sudah Mengusulkan Nama, Julia: Itu Belum Keputusan Akhir

Bakal Calon Wali Kota Makassar Periode 2020 – 2025, Julianti Noor.(ist).

Smartcitymakassar.com – Makassar. Walaupun Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Makassar telah membuka penyetoran berkas untuk Jalur Independen, Bakal Calon (Balon) Wali Kota Makassar, Julianti Noor masih optimis untuk mengendarai Partai Politik (Parpol) di Pemilihan Wali (Pilwali) Kota Makassar.

Hal itu diutarakan Balon Wali Kota Makassar yang dikenal dengan tagline “Salam Cinta”, menurut Julia, semua ini masih dalam proses.

‘FooterBanner’


“Tentu sampai saat ini, saya masih optimis ya untuk jalur Parpol, walaupun sudah ada beberapa Parpol yang telah menentukan kandidatnya, itu belum keputusan akhir, kan masih dalam tahap proses, segala kemungkinan – kemungkinan bisa saya raih,” tegas Julia kepada smartcitymakassar.com melalui via WhatsApp. Rabu (19/2/2020).

Selain itu, Julia juga mengatakan jika, masih ada beberapa bulan kedepan untuk Parpol yang ada di pusat menyatakan sikap dalam menentukan calon – calon kandidat yang akan diusungnya.

Cucu dari salah satu pendiri Golkar dan Pejuang 45, alm. mayor purn Drs. H. Arifin Noor, srikandi cantik ini menerangkan, tidak semua Parpol mendukung kadernya, dirinya beralasan jika ada banyak pertimbangan untuk itu (mendukung kader).

“Sesuai info yang saya dapat, partai itu belum tentu mendukung kadernya karena beberapa pertimbangan, tetapi ada juga 1 – 2 partai memang mengutamakan untuk mendukung kadernya, tapi itu pasti juga dengan beberapa pertimbangan,” terang Julia.

BACA JUGA:  Faisal Basri: Luhut Panjaitan Lebih Berbahaya dari Coronavirus

Lebih lanjut, Julia menerangkan, Meski dipandang sebelah mata oleh kandidat lain yang memang sudah pernah berkiprah atau nama di Kota Makassar, namun itu tidak buat Aktifis Sosial ini mundur.

“Bagi saya itu tidak “menciutkan” nyali saya, atau buat saya untuk mundur, karena saya liat, banyak juga potensi pada kandidat baru ini, hanya saja Kota Makassar ini harus lebih sedikit membuka aura cara berpikirnya dengan mempertimbagkan para bakal calon yang baru , “kenapa bukan calon – calon baru yang memimpin Kota Makassar agar ada perubahan dan warna baru dalam kepemimpinan ,” pungkas Julia.

“Jadi bagi saya, segala kemungkinan itu masih ada, saya maupun calon – calon lain tetap harus semangat, dan menyakini bahwa dinamis Kota Makassar ini, membuat peluang itu masih terbuka bagi Balon Wali Kota yang baru,” tambah Juliah.

Sebagai kandidat perempuan, Julia menyampaikan, “mari kita lihat, bahwa selalu ada kesempatan yang terbuka buat kami, dan sebagai pemberdaya pendidikan, perempuan dan anak, juga SDM sepak terjang sayapun kedepan akan fokus ke pemberdayaan itu,” tutup Julia. (As)

Advertisements
‘PostBanner’

Comment