by

Gojek Berdayakan Perempuan dan Generasi Muda Perempuan dalam Dunia Usaha

Keterangan Foto: penandatanagan nota kesepahaman anatara Gojek dengan Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Sulawesi Selatan dan Tim Kerja Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Sulawesi Selatan

Smartcitymakassar.com – Makassar. Gojek, super-app dengan ekosistem lengkap terintegrasi karya anak bangsa, hari ini menandatangani nota kesepahaman dengan Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Sulawesi Selatan dan Tim Kerja Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Sulawesi Selatan untuk pelatihan serta membuka akses usaha kuliner melalui ekosistem Gojek. Pelatihan ini diperuntukkan bagi para perempuan di Sulawesi Selatan tak terkecuali anggota Dekranasda Sulawesi Selatan dan PKK Sulawesi Selatan yang dilaksanakan selama dua tahun ke depan.

Kerjasama ini bertujuan meningkatkan ekonomi Provinsi Sulawesi Selatan melalui pemberdayaan perempuan dan generasi muda perempuan dalam dunia usaha. Acara pengukuhan kerjasama dihadiri oleh Ketua Dekranasda Sulawesi Selatan yang juga selaku Ketua Tim Penggerak PKK Sulawesi Selatan, Ir. Liestiaty F. Nurdin, M.Fish beserta jajaran dan District Head Gojek Makassar Adwin Pratama Anas.

‘FooterBanner’


Kerjasama strategis ini sejalan dengan semangat dan komitmen Gojek dalam mendukung keberhasilan dan optimalisasi pemberdayaan perempuan Sulawesi Selatan melalui serangkaian pelatihan dan pembekalan keterampilan melalui “Program 1000 Perempuan Berdaya Sulawesi Selatan.“

Adwin Pratama Anas, selaku District Head Makassar mengatakan “Program 1000 Perempuan Berdaya Sulawesi Selatan merupakan wadah perempuan bertukar pengetahuan dan pengalaman untuk meningkatkan kualitas hidup. Program ini juga sebagai upaya pemberdayaan perempuan untuk mewujudkan kesetaraan peran, akses, partisipasi, kontrol, dan manfaat antara perempuan dan laki-laki di semua bidang.”

“Adanya kerja sama ini tentu membuka peluang bagi perempuan-perempuan hebat di Sulawesi Selatan untuk dapat berkontribusi pada program pembangunan Sulawesi Selatan. Harapan kami semua kesepakatan ini dapat terlaksana dengan baik dan tentunya menciptakan dampak sosial dan ekonomi yang bermanfaat bagi masyarakat Sulawesi Selatan,” tambah Adwin.

Kerjasama Gojek, Dekranasda dan PKK juga dilatarbelakangi komitmen yang sama. Sebagai wadah pengembangan produk kerajinan unggulan yang berkualitas di Indonesia, Dekranasda Sulsel saat ini telah membina lebih dari ribuan pengrajin dan pengusaha. Dalam mengembangkan produk dan juga pemberdayaan ekonomi masyarakat, Dekranasda turut mendorong partisipasi serta peran aktif dari anggota PKK. Menurut kami, PKK sebagai satuan organisasi terkecil dalam lingkungan keluarga masyarakat memiliki peran penting dalam menentukan kesejahteraan keluarga itu sendiri.

BACA JUGA:  Jelang Hadapi Tampines, Hodak Rotasi Pemain PSM

Selama lima tahun terakhir pembangunan di bidang Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak menunjukkan tren peningkatan. Tren peningkatan ini terlihat dari dua indikator, yakni Indeks Pembangunan Gender (IPG) dan Indeks Pemberdayaan Gender (IDG). Dengan turut berkontribusinya Gojek kami melihat akan ada dukungan lebih dari segi solusi teknologi dan penyerapan tenaga kerja melalui ekosistem Gojek.

Di kesempatan yang berbeda, Mulawarman, Head of Regional Corporate Affairs Gojek for East Indonesia menyatakan,” Gojek sudah sangat dekat dengan perempuan, lebih dari ribuan mitra kami adalah para perempuan yang telah berkontribusi pada perekonomian keluarganya. Kami sangat yakin dengan kemampuan para perempuan Indonesia tak terkecuali di Sulawesi Selatan untuk dapat mengembangkan usaha kuliner bersama Gojek melalui layanan GoFood. Sehingga upaya ini menjadi bukti nyata kontribusi para perempuan untuk pertumbuhan ekonomi di Sulawesi Selatan.”

Gojek melalui GoFood terus berinovasi supaya merchant bisa menawarkan lebih banyak pilihan, mempromosikan menu hingga mengatur operasional mereka. “Salah satu inovasi yang kami terus kembangkan adalah super app untuk merchant, GoBiz. GoBiz merupakan aplikasi pengelolaan restoran khusus mitra merchant, dimana mereka bisa mengakses data untuk membantu menganalisis performa bisnis dari waktu ke waktu hingga mengelola operasional sehari-hari. Yang menarik dari aplikasi ini, merchant bisa secara mandiri mengatur dan menawarkan promo khusus untuk restoran mereka sendiri,” ujar Mulawarman.

Mulawarman tambahkan, “merchant yang memaksimalkan teknologi GoBiz telah terbukti meningkatkan kenaikan transaksi sebanyak rata-rata 37% dan terdapat 2-10x lipat kenaikan penjualan merchant yang mengelola sendiri pertumbuhan bisnisnya dengan menggunakan self-service promotion di GoBiz. Saat ini, di GoFood telah ada lebih dari 500 ribu merchant di Asia Tenggara, 96% mitra merchant GoFood adalah pelaku kuliner yang memulai usahanya dari bisnis kecil dan rumahan,” pungkasnya.**(Jen)

‘PostBanner’