by

Mengharukan, 238 WNI dari Wuhan Tiba di Batam

238 WNI yang dievakuasi dari Wuhan, China, tiba di bandara Hang Nadim, Batam, Minggu pagi (2/2). Selanjutnya akan diterbangkan ke Natuna untuk menjalani proses karantina selama 14 hari. (Foto: Courtesy/Kemenlu RI)

Smartcitymakassar.com – Batam. Dua ratus tiga puluh delapan warga negara Indonesia WNI tiba di bandara Hang Nadim, Batam, Minggu pagi (2/2), setelah menempuh perjalanan dari bandara Tianhe, di Wuhan, sebuah kota di bagian tengah China yang menjadi pusat wabah virus corona.

Dilansir dari VOA, sebelumnya direncanakan ada 245 WNI yang akan dievakuasi, tetapi tujuh lainnya tetap berada di Wuhan karena berbagai alasan.

‘FooterBanner’


Belum ada keterangan resmi dari Kementerian Luar Negeri, yang bersama Kementerian Kesehatan, Tentara Nasional Indonesia TNI dan beberapa pihak lain membantu evakuasi dan pemulangan WNI ini.

Menteri Luar Negeri Retno Marsudi lewat akun Twitter mengucapkan syukur dengan tibanya WNI dari Wuhan. “Alhamdulillah, pesawat penjemput WNI dari Wuhan sudah tiba di Batam (2/2).”

Sementara akun Twitter Kementerian Luar Negeri mencuit foto-foto sejak ke-238 WNI menjalani pemeriksaan dokumen di Wuhan hingga naik ke pesawat di bandara Tianhe, Wuhan, dan tiba di bandara Hang Nadim, Batam.

BACA JUGA:  Ini Kampus Khusus Difabel, Kesetaraan Pendidikan untuk Pelajar Berkebutuhan Khusus

Selanjutnya mereka akan diangkut dengan pesawat milik TNI Angkatan Udara ke Lanud Raden Sadjad, Natuna, Kepulauan Riau. Tim medis dari Kementerian Kesehatan dan otorita bandara ikut membantu WNI yang dievakuasi dari pesawat Batik Air ke pesawat TNI Angkatan Udara. Mereka akan diobservasi selama 14 hari sebelum diijinkan kembali ke rumah masing-masing.

Pemerintah Indonesia, Sabtu (1/2), mengirim sebuah pesawat ke Wuhan untuk mengevakuasi warga negaranya.

Empat dokter dan seorang perawat berada di atas pesawat Airbus A330, didampingi delapan perwira angkatan udara, yang ditugaskan untuk melakukan upaya evakuasi itu.

Pemerintah Indonesia mencarter sebuah pesawat Batik Air, anak perusahaan Lion Air Group, untuk melakukan evakuasi itu.

Menlu Retno Marsudi telah menyatakan apresiasi kepada Beijing karena memfasilitasi upaya evakuasi itu.

Dia mengatakan Indonesia menawarkan bantuan dalam bentuk perlengkapan medis, termasuk masker, yang dibawa oleh pesawat itu untuk membantu Tiongkok mengatasi wabah. (Aan/Voa)

‘PostBanner’

Comment