by

Berkat Postingan di Twitter, Toko Buku yang Nyaris Bangkrut di Inggris Ini Torehkan Penjualan Besar

Petersfield Bookshop. (Photo courtesy: Petersfield Bookshop @@The_PBS/social media)

Smartcitymakassar.com – Hampshire. Hari Selasa, 14 Januari lalu, Toko Buku Petersfield di daerah Hampshire, Inggris, tidak menjual satu buku pun. John Westwood, pemilik toko buku itu hampir putus asa, karena setiap bulan dalam beberapa tahun ini, ia telah berjuang untuk mempertahankan tokonya tetap buka.

Khawatir dengan penjualan yang kian memburuk, salah seorang pegawai Westwood mengunggah cuitan yang mengungkapkan bahwa untuk pertama kalinya tak satu buku pun terjual pada hari itu.

‘FooterBanner’


Di luar dugaan, postingan itu dicuit ulang ribuan kali. Hanya dalam semalam, toko itu menerima pesanan senilai 1.300 dolar.

“Seseorang dari Inverness menelpon dan mengatakan ‘saya ingin belanjakan 10 poundsterling, tak peduli buku apa, coba kirimkan buku apa saja.’ Ada juga yang dari California ingin menyumbang 50 dolar,” kata John Westwood, pemilik buku tersebut.

John merasa takjub. Menurutnya kalau bukan karena kepedulian, orang-orang tidak akan melakukan hal seperti itu.

BACA JUGA:  Dirjen WHO: Batas Waktu Atasi Virus Korona Makin Menipis

Di lansir dari VOA, Toko Buku Petersfield telah berbisnis menjual buku baru maupun bekas selama lebih dari 100 tahun.

Sejak cuitan yang diunggah pada 14 Januari lalu itu, pengikut akun twitter Petersfield bertambah dari 1.200 menjadi lebih dari 17.000.

Perasaan frustrasi atas kemungkinan toko buku itu tutup telah membangkitkan perhatian dan semangat dari ribuan orang. Satu di antaranya sampai-sampai datang mengunjungi Toko Buku Petersfield.

“Saya tinggal dalam jarak dua jam dari sini, jadi kami datang kemari khusus untuk melihat toko buku ini. Saya sangat menggemari buku. Saya kadang-kadang suka juga menulis. Menurut saya, penting bagi kita untuk menjaga tempat seperti ini tetap terus beroperasi,” kata seorang pengunjung toko buku Petersfield.

Kisah Toko Buku Petersfield yang berakhir dengan bahagia ini layak untuk dituliskan. (Aan/Voa)

‘PostBanner’

Comment