by

Pakar PBB Sebut Peretasan Telepon CEO Amazon Terkait dengan Putra Mahkota Saudi

CEO Amazon Jeff Bezos (int)

Smartcitymakassar.com – Washington. Penyelidik HAM PBB mengatakan, Arab Saudi mungkin telah meretas ponsel CEO Amazon dan pemilik harian Washington Post, Jeff Bezos dalam upaya mempengaruhi liputan berita surat kabar negara itu di Timur Tengah.

Penyelidik menyimpulkan dalam sebuah laporan yang dirilis hari Rabu (22/1), sebuah video dari akun WhatsApp Putra Mahkota Saudi, Mohammed bin Salman dikirim ke ponsel miliarder itu.

‘FooterBanner’


“Tuduhan peretasan terhadap telepon Bezos, dan telepon orang lain, menuntut penyelidikan segera oleh AS dan otoritas terkait lainnya,” kata Pelapor Khusus PBB, Agnes Callamard dan David Kaye di Jenewa seperti dilansir dari VOA.

BACA JUGA:  Dewan Gelar RDP dengan Pengusaha Hiburan Malam dan Pemkot Makassar Soal THM, Ini Hasilnya

Pakar forensik digital PBB yang menganalisa telepon Bezos pada 2019 mengatakan, catatan menunjukkan bahwa dalam beberapa jam setelah menerima video itu, ada “keanehan dan perubahan pada perilaku telepon,” menurut laporan itu.

Para pakar juga mengatakan, jumlah data yang sangat besar dari telepon Bezos ditransmisikan pada bulan-bulan berikutnya.

Kedutaan Saudi di AS dengan keras membantah peretasan telepon itu, dan mencuit bahwa laporan media yang menuduh terjadi peretasan itu “tidak masuk akal.” Kedutaan juga menyerukan penyelidikan masalah ini “sehingga kita bisa melihat semua bukti yang ada.” (Aan/Voa)

‘PostBanner’

Comment