by

Soal Dugaan Pelanggaran None, Bawaslu Makassar: Kami Sudah Teruskan ke Komisi ASN

Irman Yasin Limpo (ist)

Smartcitymakassar.com – Makassar. Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Makassar telah meminta keterangan dan klarifikasi Irman Yasin Limpo atau yang biasa disapa None, terkait dugaan pelanggaran netralitas sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN).

Diketahui saat ini None menjabat sebagai Staf Khusus Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Selatan (Sulsel).

‘FooterBanner’


“Pak None telah memenuhi undangan pihaknya pada Jumat (17/1/2020). Kita hanya ingin konfirmasi seputar berita beliau (None) yang banyak beredar di medsos (media sosial). Tapi kami minta maaf, karena tidak bisa menyampaikan seperti apa infonya,” kata Komisioner Bawaslu Kota Makassar, Sri Wahyuningsih, Minggu (19/1/2020).

Sri mengungkapkan bahwa pihaknya telah mengumpulkan sejumlah data dari keterangan yang diberikan None. Sehingga katanya, Bawaslu Kota Makassar kemudian melimpahkan temuannya ke Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN).

“Kami sudah selesaikan penanganan temuannya. Kami juga sudah teruskan ke Komisi ASN sebagai lembaga yang berwenang memeriksa ASN,” ujar Sri.

BACA JUGA:  Sejumlah Elit Parpol di Sulsel Hadiri Musyawarah Rakyat 22022020

Adapun hal-hal yang menjadi temuan Bawaslu Kota Makassar yang mengarah pada dugaan None melanggar Peraturan Pemerintah Nomor 42 Tahun 2004 tentang Pembinaan Jiwa Korps dan Kode Etik PNS. Ada tiga jenis dugaan pelanggaran, merujuk pada larangan yang tertuang di Pasal 11 huruf c.

Pertama kata Sri, PNS dilarang melakukan pendekatan kepada partai politik terkait rencana pengusulan dirinya jadi calon kepala daerah. Selanjutnya, PNS dilarang memasang spanduk yang mempromosikan dirinya sebagai calon kepala daerah. Yang terakhir, PNS dilarang mendeklarasikan dirinya sebagai calon kepala daerah.

“Ini yang tiga poin yang dilarang itu. Diduga dilanggar oleh beliau (None) sebagai PNS,” ungkap Sri. (Ar/Ip)

‘PostBanner’

Comment