by

Insentif RT/RW Tidak Merata, Dewan Usulkan 9 Indikator Dihilang

Jajaran Komisi A Bidang Hukum, Pemerintahan dan Aset, DPRD Kota Makassar Saat Pertemuan Dengan Camat Dan Lurah Se-Kota Makassar (As)

Smartcitymakassar.com – Makassar. Komisi A Bidang Hukum, Pemerintahan dan Aset Dewan Perwalikan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Makassar menggelar rapat bersama Camat dan Lurah Se-Kota Makassar di Ruang Banggar, kamis (16/1/2020).

Saat ditemui di ruangannya, Ketua Komisi A, Supratman mengatakan jika pertemuan ini untuk membahas banyakanya surat keluhan dari RT/RW mengenai insentif yang diterima.

‘FooterBanner’


“Begini, 9 indikator ini yang menjadi polemik di masyarakat, kami (Dewan) juga tidak mengetahui bagaimana sistem penilaian dari 9 indikator tersebut,” terangnya.

Dari polemik itu, kata Supra sapaan akrabnya menegaskan jika Komisi A akan mengusulkan untuk menghilangkan 9 indikator ini di Perwali.

BACA JUGA:  Pertamina Jalin Kerjasama Pasok BBM dan Pelumas untuk Polda Sulsel

“Jadi kami akan usulkan ke Pemeritah Kota untuk menetapkan saja insentif RT/RW dan mengganti 9 indikator ini menjadi wajib lapor saja tiap bulan, kalau tidak ada laporannya, baru insentifnya dipending,” jelasnya.

Sekedar diketahui, Kenaikan Insentif RT/RW sampai 1 juta dimulai waktu 2017, dimana saat itu, Wali Kota Makassar di jabat oleh Mohammad Ramdhan Pomanto atau yang kerap disapa Danny Pomanto.(As)

‘PostBanner’

Comment