by

Ricuh Saat Penertiban Stadion Mattoangin, Ini Kata Kapolrestabes Makassar dan Pembina YOSS Ilham Mattalatta

Kapolrestabes Makassar beri pengarahan pada pihak yang terlibat bentrok (ist)

Smartcitymakassar.com – Makassar. Kericuhan yang sempat terjadi saat satpol PP Pemprov Sulsel melakukan penertiban di Stadion Mattoangin berakhir damai. Setelah dimediasi oleh Kapolrestabes Makassar Kombes Pol Yudhiawan Wibisono, kedua pihak sama-sama menahan diri.

Rencananya, Yayasan Olahraga Sulawesi Selatan (YOSS) dan pihak Pemprov Sulsel akan bertemu di Kantor Polrestabes Makassar, Jumat (17/1) jam 09.00 WITA.

‘FooterBanner’


Menurut Kombes Yudhiawan, aparat kepolisian berada dalam posisi netral menyikapi masalah Stadion Andi Mattoangin. “Kami ingin kedua pihak sama-sama mengedepankan hukum untuk menengahi masalah ini,” ujar Kombes Yudhiawan.

Sementara itu, Ilham Mattalatta selaku pembina YOSS menegaskan pihaknya siap hengkang dari kawasan Stadion Mattoangin bila masalah ini sudah berkekuatan hukum tetap. “Kalau pihak Pemprov Sulsel mengaku memiliki surat atau bukti yang kuat, kami juga punya. Masalah ini kan masih berproses (hukum). Jadi lebih baik, kita sama-sama menghormatinya dengan menahan diri,” tegas Ilham.

BACA JUGA:  Hari Ini, PBB Rayakan Hari Jadi ke 75

Sementara itu, Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Sulsel, Mujiono mengungkapkan pihaknya Penertiban ini dilakukan sesuai hasil rapat (8/1) dikantor Satpol PP Sulsel.

Mujiono menegaskan seluruh jajarannya dalam melakukan penertiban dimanapun, termasuk di stadion Mattoanging selalu mengedepankan tindakan persuasif dan humanis.

“Kami dalam melakukan penertiban selalu mengedepankan tindakan persuasif dan humanis. Karena yang kita hadapi adalah masyarakat kita dan alhamdulillah semuanya tetap berjalan baik dan lancar,” jelasnya.

Sementara itu di lokasi kejadian polisi mengamankan sejumlah bom molotov. Kasat Reskrim Polrestabes Makassar, AKBP Indatmoko menyebutkan tiga di antara bom molotov tidak sempat meledak. “Ada empat bom molotov yang ditemukan. Tiga diantaranya tidak meledak dan sudah diamankan,” ujar Indatmoko. Di lain pihak sebanyak tiga orang petugas Satpol PP dilaporkan terluka akibat lemparan batu dan busur. (Ar/Ab)

‘PostBanner’

Comment