by

HPL Keluar, Lapangan Karebosi Bisa Habis Dikapling-Kapling

Lapangan Karebosi (int)

Smartcitymakassar.com – Makassar. Lapangan Karebosi yang merupakan area publik ditengarai bakal jadi milik pengusaha.

Pasalnya, pasca adanya bangunan bawah tanah yang dikenal sebagai Karebosi Link, kini menjamur ke atas lahan, padahal usaha yang di kelola oleh PT. Tosan ini, sesuai isi perjanjian dengan Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar di masa jabatan Ilham Arief Sirajuddin (IAS) hanya bekerja sama di bawah tanah, selain itu, semua usaha yang ada di bawah tanah diduga belum juga memiliki Hak Pengggunaan Lahan (HPL).

‘FooterBanner’


Hal itu dibenarkan oleh Kepala Seksi Pengadaan Tanah Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kota Makassar, Muh. Dinar, saat ditemui di kantor BPN Kota Makassar.

“Kalau berbicara usaha di bawah tanah, itu belum ada HPL-nya, karena yang mengatur hanya surat perjanjian antara PT. Tosan dengan Pemkot, belum ada regulasi yang mengatur,” terangnya saat ditemui pekan lalu, Jumat (10/1/2020) lalu.

BACA JUGA:  Majelis Al Ikhlas Babussalam dan Warga RW 10 BPS Gelar Pelatihan Penyelenggaraan Pengurusan Jenazah

Lanjut Dinar, HPL akan keluar jika Pemkot mengubah isi proposalnya dengan usaha atas tanah “bukan bawah tanah” jelasnya.

Menanggapi persoalan tidak adanya HPL di karebosi, Pengamat Hukum, Mappinawang menerangkan jika hak penggunaan itu keluar, kemungkinan lapangan Karebosi akan habis.

“Maaf dik, saya tidak terlalu paham posisi kerjasamanya, tetapi kalau ada HPL yang terbit atas tanah yang merupakan bagian dari Karebosi, saya khawatir nanti Karebosi bisa habis dikapling-kapling,” terangnya saat di konfirmasi via telpon, senin (13/1/2020).(As)

‘PostBanner’

Comment