by

Penuhi Panggilan Polisi, Tapi Jumras Akhirnya Batal Diperiksa Karena sakit

Jumras (Ist)

Smartcitymakassar.com – Makassar. Setelah resmi ditetapkan sebagai tersangka kasus pencemaran nama baik Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah pada Selasa (7/1/2020) lalu, mantan Kepala Biro Pembangunan Sulsel, Jumras kembali datang memenuhi panggilan pemeriksaan di Polrestabes Makassar, Jumat (10/1/2020) sekitar pukul 10.00 Wita kemarin.

Namun menurut pihak Polrestabes Jumras akhirnya batal diperiksa penyidik Satreskrim Polrestabes Makassar karena kondisi kesehatan.

‘FooterBanner’


Padahal, Jumras sendiri sudah memenuhi panggilan pemeriksaan di Polrestabes Makassar hari ini. Jumras datang sekitar pukul 10.00 Wita.

“Iya, tadi yang bersangkutan (Jumras) datang penuhi panggilan penyidik sekitar jam 10 pagi,” ujar Kasat Reskrim Polrestabes Makassar, AKBP Indratmoko.

Tapi, lanjut Indratmoko agenda pemeriksaan terpaksa dibatalkan karena Jumras tidak siap karena alasan kesehatan.

BACA JUGA:  Geopark Maros Pangkep Resmi Diajukan Sebagai Global Geopark UNESCO

“Kita jadwalkan ulang. Tadi datang sih tapi gak jadi diperiksa, karena kondisi tidak sehat jadi tidak siap untuk diperiksa,” ungkap Indratmoko.

Sebagai informasi, Jumras dilaporkan ke polisi atas tudingan pencemaran nama baik, fitnah dan memberikan keterangan palsu dalam sidang hak angket DPRD Sulsel tahun 2019 lalu. Adapun Jumras saat itu menuding Nurdin Abdullah menerima uang senilai Rp10 miliar dari oknum pengusaha. Uang itu kata Jumras, akan digunakan Nurdin untuk kepentingan Pilgub Sulsel 2018.

Jumras akhirnya ditetapkan tersangka karena tidak mampu membuktikan tudingannya tersebut. (Ar/Ip)

‘PostBanner’

Comment