by

Dunia Penerbangan Jadi Sorotan, Bagaimana dengan Pramugari yang Jadi Korban Oknum Pejabat Airlines?

Ket. Foto: Hotman Paris/ist

Smartcitymakassar.com – Jakarta. Dunia penerbangan Indonesia kembali menjadi sorotan. Personal pemberhentian Dirut Garuda Indonesia, I Gusti Ngurah Ashkara Danadiputra atau Ari Askhara oleh Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir, karena diduga menyelundupkan motor Harley Davidson dan sepeda Brompton, membuktikan bahwa masih banyak persoalan yang terjadi khususnya didunia penerbangan tanah air.

Salah satu persoalan yang diduga terjadi baik pada penerbangan swasta dan nasional adalah diskriminasi terhadap pramugari. Apalagi diskriminasi tersebut jauh dari unsur profesional dalam hal pekerjaan.

‘FooterBanner’


Hal ini diungkapkan pengacara kondang Indonesia, Hotman Paris beberapa bulan lalu.

Hotman Paris Hutapea kembali bicara soal pelecehan yang dialami pramugari di sebuah maskapai yang ada di Indonesia. Hal tersebut diungkapkannya lewat video yang diposting di Instagram @hotmanparisofficial.

Hotman Paris menceritakan, ada dua pramugari yang mengadu kepada dirinya. Mereka mengadu soal nasib rekan kerja mereka yang mendapat surat PHK lantaran tidak mau menerima ajakan pimpinan untuk melakukan tindakan asusila.

“Ada dua lagi Pramugari yang ngadu karena temannya terima surat PHK, karena tidak mau terima ajakan bosnya buat gini-gini,” ujar Hotmat Paris, melalui video instagramnya, (27/7/2019) lalu. https://www.instagram.com/p/B0aiCbAlbRR/?igshid=sbkt7h6scm96

Hotman Paris juga mengaku, bukan kali ini saja dirinya menerima pengaduan serupa dari Pramugari.

“Dua minggu lalu ada dua Pramugari yang ngadu ke saya karena sudah berbulan-bulan standby tidak dikasih terbang. Karena bosnya melalui Kapten Kapal suru harus gini-gini sama pimpinannya,” ungkap Hotman

Pada akhir videonya, Hotman pun mengajak Menteri Perhubungan agar tak membiarkan begitu saja tindakan tidak terpuji dari oknum pimpinan atau bos tersebut.

“Menteri perhubungan kemon ini sudah banyak korban, masak kita biarkan putri-putri yang cantik begitu harus menjadi, tahu deh. Enak benar itu oknum dapat jabatan dapat cewek cantik. Ayo kita berantas dia, turunkan dia,” terang Hotman Paris. 

BACA JUGA:  Diduga Gunakan Dokumen Palsu, Tim Gakkum LHK Sulawesi Amankan Kayu Olahan Hasil Hutan di Toraja Utara

Sebagai informasi, sebelumnya pada Selasa 16 Juli 2019, Hotman Paris juga bicara soal kasus yang sama melalui Instagramnya. Sebagaimana yang diberitakan, Hotman Paris mengaku jika ada pramugari yang menangis menghubunginya dan cerita dipaksa melayani bos atau direksi maskapai penerbangan jika mau terbang.

Cerita soal pramugari yang dipaksa melayani bos direksi penerbangan itu disampaikan Hotman saat berada di mobilnya lewat akun Instagramnya.

“Selamat siang, saya begitu tiba dari Kediri, telepon pertama yang saya terima di Bandara Cengkareng adalah tangis seorang pramugari,” kata Hotman Paris mengawali ceritanya dari dalam mobilnya, (16/7/2019), lewat akun Instagramnya. https://www.instagram.com/p/Bz-E71tFRZD/?igshid=1om4e0kmwwe6v

Hotman Paris kemudian mengungkap mekanisme penggajian pramugari yang bergantung pada jam terbang.

“Anda tahu? Pramugari itu gajinya dari jam terbang, kalau dia sering terbang maka dia akan dapat gaji penuh,” ungkap Hotman Paris.

“Kalau dia banyak standby, maka ia hanya dapat uang yang sangat kecil,” tanbahnya.

Hotman Paris kemudian mengungkap ada oknum direksi maskapai penerbangan swasta yang berusaha melecehkan pramugari, dengan meminta layanan di luar tugas penerbangan.

“Ternyata, oknum direksi dari suatu perusahaan penerbangan swasta, yang meminta ‘kamu akan sering terbang kalau kamu mau dengan saya (melayani)” kata Hotman Paris.

Hotman Paris menceritakan bahwa sang pramugari menolak permintaan sang direksi, hingga akhirnya dia tidak bisa terbang.

“Bahkan dengan berbagai rayuan, karena pramugari ini menolak, standby terus dia tidak pernah terbang, dan selalu di WA kalau mau temanin, ayo terbang, kejam,” pungkasnya. (Aan/Ip)

‘PostBanner’

Comment